RADARSAMPIT.JAWAPOS.COM - Kejutan terjadi pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dua negara raksasa Eropa, timnas Jerman dan Belanda, kompak tumbang di babak tersebut.
Sebanyak empat pertandingan pada babak 32 besar telah berlangsung hingga Selasa (30/6). Hasilnya pun cukup mengejutkan, di mana timnas Jerman dan Belanda angkat koper lebih cepat dari gempita Piala Dunia 2026.
Menariknya, dua negara tersebut gugur piala dunia dengan cara yang identik. Timnas Jerman dan Belanda tersingkir setelah kalah dari lawannya lewat drama adu penalti.
Timnas Jerman secara mengejutkan tumbang dari Paraguay di Stadion Gillette, Foxborough, Amerika Serikat, Selasa (30/6) pukul 03.30 WIB. Tim berjuluk Der Panzer itu kalah lewat drama adu penalti dengan skor 3-4 setelah bermain imbang 120 menit.
Berselang sekitar 4 jam 30 menit, giliran Belanda yang harus gigit jari. Tim asuhan Ronald Koeman itu takluk di tangan Maroko pada laga yang berlangsung di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Selasa (30/6) pukul 08.00 WIB.
Hanya dalam hitungan jam, dua negara raksasa Eropa itu angkat koper dari Piala Dunai 2026. Tentu hasil ini sangat mengecewakan bagi Jerman dan Belanda, mengingat kedua negara tersebut diunggulkan untuk bisa melangkah jauh.
Apalagi, Jerman dan Belanda lolos ke fase gugur dengan status juara grup. Der Panzer juara Grup E dengan raihan enam poin, sementara De Oranje -julukan Timnas Belanda- juara Grup F dengan tujuh poin.
Baca Juga: Melalui Laga Dramatis melawan Brasil, Jepang Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Bagi Jerman, hasil ini memperpanjang catatan minor mereka di ajang Piala Dunia. Setelah merebut gelar juara pada edisi 2014, Der Panzer mengalami penurunan drastis. Pada edisi 2018 dan 2022, mereka gagal lolos fase gugur.
Sementara, Belanda mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan edisi 2022. Pada edisi di Qatar, De Oranje mampu melaju hingga babak perempat final, namun lajunya disetop Argentina yang kemudian menjadi juara.
Kemudian dua negara lainnya yang juga angkat koper dari babak 32 besar Piala Dunia 2026 adalah Afrika Selatan dan Jepang. Afrika Selatan kalah 0-1 dari Kanada, sementara Jepang takluk 1-2 dari Brasil.
Jepang yang merupakan tim raksasa Asia, juga harus tersingkir saat dikalahkan Timnas Brasil dengan skor 1-2, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Kekalahan dramatis ini sangat mengecewakan bagi tim asuhan Hajime Moriyasu itu, karena mereka lebih dulu membuka skor di babak pertama melalui Kaishu Sano. Namun, di babak kedua, gol Casemiro dan Gabriel Martinelli berhasil membalikan keadaan bagi Timnas Brasil.
Disayangkan lagi bagi Jepang, mereka kebobolan gol kedua pada menit ke-5 waktu tambahan.
Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, tetap melihat sisi positif hasil tersebut.Menurutnya, laga tersebut menunjukkan Jepang kini semakin mampu bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia.
"Jarak antara kami dengan mereka kini semakin dekat. Tentu saja Brasil adalah tim papan atas dunia dan kami sedang mendekati level itu," ungkap Moriyasu dikutip dari Reuters.
Namun diakuinya hasil tersebut sangat menyakitkan bagi timnya. Meski begitu, ia menegaskan Jepang masih harus terus berkembang apabila ingin benar-benar mampu bersaing di level tertinggi.
"Karena hasil pertandingan ini kami sangat terpukul. Memang masih ada perbedaan level dan kami harus terus meningkatkan kemampuan. Bisa bersaing di level tertinggi adalah tujuan kami semua," ujarnya.
Kekalahan semalam juga memperpanjang rekor buruk Jepang di fase gugur Piala Dunia, sejak penampilan pertama mereka pada tahun 1998. Sejak itu tim berjuluk Samurai Biru itu belum pernah memenangkan satu pun pertandingan pada sistem gugur di Piala Dunia.
Baca Juga: Penuh Laga Seru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Top Skor masih Dikuasai Leonel Messi
Dari rekor pertemuan, tim raksasa Asia dan raksasa Amerika ini sudah berduel sebanyak 15 kali. Namun Brasil dominan dengan mencatatkan 11 kemenangan dan dua hasil seri. Sedangkan Jepang memenangi pertemuan terakhir dengan Brasil di laga uji coba pada Oktober 2025 dengan skor 3-2. Ketika itu Jepang sempat tertinggal dua gol lebih dulu.
Kekalahan Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 ini, membuat Asia hanya menyisakan satu perwakilan, yakni Australia, yang Australia akan bertanding memperebutkan tempat di babak 16 besar melawan Mesir.
Sementara bagi Brasil, kemenangan Ini adalah pertama kalinya sejak 1938 di babak sistem gugur Piala Dunia, setelah tertinggal gol di babak pertama. Sejak Piala Dunia 1994, Selecao belum pernah kalah di babak gugur pertama. Brasil, yang sudah memastikan tempat mereka, akan menghadapi pemenang pertandingan antara Pantai Gading dan Norwegia di babak 16 besar. (jpc/net)
Editor : Agus Jaka Purnama