Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kabel Maut di Kamar Kos! Seharian Bolos Kerja, Karyawan di Palangka Raya Tewas Tersengat Listrik

Dodi Abdul Qadir • Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:28 WIB
OLAH TKP: Tim Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya olah TKP karyawan ditemukan meninggal di kamar kosnya, Jalan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) malam. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
OLAH TKP: Tim Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya olah TKP karyawan ditemukan meninggal di kamar kosnya, Jalan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) malam. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Seorang karyawan swasta berinisial OPU (32) ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar kosnya, Jalan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (11/6/2026) malam.

Pria asal Kabupaten Katingan ini diduga kuat meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik dari kabel rakitan yang korsleting.

Tragedi ini terungkap setelah rekan kerja OPU menaruh curiga. OPU yang dikenal sebagai sosok yang rajin dan disiplin, mendadak bolos kerja seharian tanpa kabar. Ponsel-nya pun berulang kali dihubungi namun tidak ada respons.

Baca Juga: Bawa Kabur Motor Rental di Seruyan, Pak Haji Ditangkap di Kumai

Khawatir terjadi apa-apa, pihak rekan kerja langsung menghubungi keluarganya. Pihak keluarga kemudian meminta bantuan Rita Purnama Sari (40), seorang saksi di lokasi untuk mengecek langsung ke kamar kos nomor 9 yang dihuni OPU.

"Saya gedor-gedor pintunya berkali-kali, tapi sepi tidak ada sahutan," kata Rita saat memberikan keterangan.

Penasaran, Rita mencoba mengintip melalui celah jendela depan. Betapa kagetnya ia saat melihat tubuh OPU sudah terbujur kaku di lantai ruang tamu.

Baca Juga: Subuh-subuh Geger! Pria di Karang Mulya Ditemukan Meninggal dengan Posisi Menungging di Poskamling

OPU ditemukan dalam posisi telentang, tanpa mengenakan baju, dan hanya memakai celana pendek. Bagian tangannya pun terlihat sudah mulai membiru.

Melihat pemandangan horor tersebut, saksi langsung histeris dan melaporkan kejadian ke Ketua RT setempat serta aparat Kepolisian.

Baca Juga: Terdakwa Penembakan dan Pembakar Pos Jaga PT. KMB Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Kaki Dekat Colokan Maut

Tak berselang lama, jajaran Polresta Palangka Raya bersama Tim Inafis Satreskrim langsung tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas terpaksa membongkar akses masuk untuk mengevakuasi jasad OPU.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan petunjuk maut. Posisi kaki OPU ditemukan berada sangat dekat dengan kabel colokan listrik. Diduga kuat, ada bagian kabel yang mengelupas atau rusak sehingga menyengat tubuh saat digunakan.

Dari dalam kamar kos tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti pelengkap, di antaranya, satu rol kabel colokan berwarna putih, satu unit speaker hitam, telepon genggam merek Redmi dan alat pengisi daya (charger) yang kondisinya dibalut isolasi putih.

Baca Juga: Dua Garong Sawit Dibekuk Saat Beraksi di PT KMB, 38 Janjang TBS Diamankan, Satu Pelaku Masih Buron

Murni Sengatan Listrik, Tidak Ada Kekerasan

Jasad OPU langsung dilarikan ke Ruang Jenazah RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk divisum. Dokter Forensik, dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, memastikan bahwa yang bersangkutan sudah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum akhirnya ditemukan warga.

"Hasil pemeriksaan luar secara teliti menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan pada tubuh. Penyebab kematian dipastikan akibat trauma sengatan listrik," tegas dr. Ricka kepada Radar Sampit, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Minim Event Hiburan, Pelaku UMKM di Pangkalan Bun Keluhkan Omset

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol menyatakan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus ini.

"Meskipun indikasi kuat mengarah pada kecelakaan kerja akibat korsleting listrik di dalam kos, kami tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk menutup segala kemungkinan lain," tandas AKP Eka Palti. (daq/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#tewah #penemuan mayat #meninggal #karyawan #kesetrum