SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan gelombang pertama jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Bandara Haji Asan Sampit, Jumat (12/6/2026).
Sebanyak 113 jemaah tiba dengan selamat setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Pada kepulangan tahap pertama ini, pemerintah memprioritaskan jemaah lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan atau risiko tinggu agar dapat lebih cepat kembali ke daerah dan berkumpul bersama keluarga.
Kedatangan para tamu Allah itu disambut langsung oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kotim, Kementerian Agama, serta instansi terkait lainnya.
“Hari ini kami atas nama pemerintah daerah bersama instansi terkait menyambut kedatangan jemaah haji trip pertama. Penerbangan pertama ini kami prioritaskan untuk para lansia dan jemaah yang memiliki penyakit bawaan,” ujar Irawati.
Dari total jemaah haji asal Kotim tahun ini, sebanyak 113 orang dipulangkan melalui penerbangan pertama. Sementara jemaah lainnya dijadwalkan tiba pada penerbangan berikutnya.
“Trip pertama ini kurang lebih membawa 113 jemaah haji. Sisanya akan datang pada penerbangan kedua,” katanya.
Irawati mengaku bersyukur seluruh jemaah yang tergabung dalam kelompok pertama dapat kembali ke Sampit dalam kondisi selamat. Menurutnya, kelancaran proses keberangkatan hingga kepulangan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami berterima kasih kepada panitia penyelenggara ibadah haji, tim kesehatan, Kementerian Agama, serta seluruh pihak yang telah membantu sehingga jemaah kita dapat berangkat dan kembali dengan selamat,” ucapnya.
Berdasarkan pemantauan saat proses kedatangan, terdapat enam jemaah yang menggunakan kursi roda. Namun secara umum kondisi kesehatan mereka dinilai baik.
“Tadi terpantau ada enam orang jemaah yang menggunakan kursi roda. Rata-rata mereka mengeluhkan sakit lutut dan tidak ada penyakit yang mengkhawatirkan,” jelas Irawati.
Ia berharap seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Alhamdulillah jemaah haji kita berangkat dengan selamat dan pulang juga dengan selamat. Mudah-mudahan semuanya menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang jemaah asal Sampit, Haramain, mengaku bahagia akhirnya bisa kembali ke tanah air setelah menjalani seluruh tahapan ibadah haji.
“Alhamdulillah, tentunya senang dan bahagia bisa kembali ke tanah air, berkumpul dengan keluarga, dan sudah menjalankan seluruh proses ibadah haji,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, petugas haji dan pembimbing memberikan pendampingan yang sangat membantu para jemaah dalam menjalankan ibadah.
“Alhamdulillah rangkaian ibadah tahun ini berjalan baik. Pelayanan dari petugas dan pembimbing haji juga sangat membantu dan mencukupi kebutuhan jemaah,” pungkasnya. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko