Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Keluarga Minta Kematian Anton Kurniawan di Lapas Palangka Raya Diusut Transparan

Slamet Harmoko • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:23 WIB
Sugi, kerabat Almarhum Anton Kurniawan saat diawancarai awak media (Dodi/Radar Sampit)
Sugi, kerabat Almarhum Anton Kurniawan saat diawancarai awak media (Dodi/Radar Sampit)

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Keluarga Anton Kurniawan, mantan anggota Polri yang menjalani hukuman pidana seumur hidup di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, meminta aparat penegak hukum mengungkap secara transparan penyebab kematian almarhum.

Hingga Minggu (31/5/2026), keluarga mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Banjarmasin yang diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab meninggalnya Anton.

Kerabat almarhum, Sugi, mengatakan sejumlah sampel organ tubuh telah dikirim untuk diperiksa secara forensik. Keluarga memilih menunggu hasil resmi sebelum mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian tersebut.

Baca Juga: Pecatan Polisi Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya, Seperti Ini Kronologinya

“Beberapa sampel organ, termasuk hati dan lambung, sudah dikirim ke Labfor Banjarmasin. Sampai sekarang belum ada keterangan resmi, jadi kami tidak ingin berspekulasi dan memilih menunggu hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Menurut Sugi, berdasarkan pengamatan awal pihak keluarga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh Anton.

Namun demikian, keluarga tetap berharap hasil pemeriksaan laboratorium dapat menjelaskan secara menyeluruh kondisi yang menyebabkan almarhum meninggal dunia.

Ia juga membantah dugaan awal yang menyebut Anton meninggal akibat serangan jantung. Selama ini keluarga tidak mengetahui adanya riwayat penyakit jantung maupun penyakit serius lain yang diderita almarhum.

Baca Juga: Napi Pecatan Polisi Meninggal di Lapas Palangka Raya, Ditjen PAS Kalteng Turunkan Tim Investigasi

“Kami tidak pernah mengetahui adanya riwayat penyakit jantung atau penyakit berat lainnya yang dialami almarhum,” katanya.

Sugi mengungkapkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, Anton sempat menghubungi ibunya pada Sabtu pagi. Dalam percakapan tersebut, Anton menitipkan pesan mengenai masa depan kedua anaknya.

“Dia berpesan agar kedua anaknya nanti bisa disekolahkan di kampung halaman mereka di Wonosobo,” ungkapnya.

Pesan terakhir itu menjadi salah satu alasan keluarga memutuskan untuk memakamkan Anton di Wonosobo, Jawa Tengah.

Menurut keluarga, lokasi tersebut akan memudahkan anak-anak almarhum untuk berziarah di kemudian hari.

Saat ini jenazah Anton masih berada di rumah duka di kawasan Jalan Pasir Panjang, Palangka Raya. Keluarga berencana memberangkatkan jenazah ke Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Mewakili keluarga besar, Sugi berharap seluruh proses penyelidikan dapat dilakukan secara terbuka dan profesional agar penyebab kematian Anton dapat diketahui secara jelas.

“Kami hanya berharap semuanya dibuka seterang-terangnya. Apa pun hasilnya, keluarga ingin mendapatkan penjelasan yang transparan,” tegasnya. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#Anton Kurniawan Stiyanto #lapas palagka raya #Labfor Banjarmasin #mantan anggota polri