Paris Saint-Germain kembali mempertahankan takhta Eropanya setelah menumbangkan Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan di Puskas Arena, Budapest, Hungaria,Minggu 31/5/2026 dini hari WIB. Keberhasilan ini membuat anak asuh Luis Enrique mencetak sejarah dengan meraih gelar juara Liga Champions dua musim beruntun (back-to-back).
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Arsenal langsung mengambil inisiatif menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Strategi high pressing dari Mikel Arteta langsung membuahkan hasil manis pada menit ke-6. Memanfaatkan umpan matang dari Leandro Trossard di half-space, Kai Havertz melepaskan tembakan kaki kiri keras yang menghujam pojok atas gawang Matvey Safonov. Skor 1-0 untuk keunggulan The Gunners.
Setelah gol tersebut, PSG mencoba memegang kendali penguasaan bola. Skuad Les Parisiens berulang kali meneror pertahanan Arsenal melalui pergerakan Ousmane Dembélé dan peluang dari Fabián Ruiz, namun kokohnya duet William Saliba dan Gabriel Magalhães membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan Arsenal.
Babak Kedua
Intensitas serangan PSG semakin mengganas. Hasilnya terlihat di menit ke-61 saat Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan oleh Cristhian Mosquera di dalam kotak terlarang. Setelah peninjauan VAR yang menegangkan, wasit Daniel Siebert tetap menunjuk titik putih.
Ousmane Dembélé yang maju sebagai algojo dengan tenang mengecoh David Raya pada menit ke-65, mengubah skor menjadi imbang 1-1. Setelah gol penyeimbang ini, tempo permainan tetap tinggi dengan kedua tim saling jual beli serangan, namun skor seri bertahan hingga 90 menit berakhir.
Babak Tambahan (Extra Time)
Di babak tambahan waktu, faktor kelelahan mulai terlihat. Kedua pelatih mencoba memasukkan tenaga baru; Luis Enrique memasukkan pemain bertahan Lucas Beraldo, sementara Arteta memasukkan Eberechi Eze dan Viktor Gyökeres. Désiré Doué sempat hampir membawa PSG unggul di menit ke-116, namun penyelamatan gemilang David Raya memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti.
Ketegangan mencapai puncaknya di babak penentuan titik putih alias penalti. Berikut para eksekutor:
PSG: Gonçalo Ramos (Gol)
Arsenal: Viktor Gyökeres (Gol) — [1-1]
PSG: Désiré Doué (Gol)
Arsenal: Eberechi Eze (Gagal - Melebar) — [2-1]
PSG: Nuno Mendes (Gagal - Diselamatkan Raya) | Arsenal: Declan Rice (Gol) — [2-2]
PSG: Achraf Hakimi (Gol)
Arsenal: Gabriel Martinelli (Gol) — [3-3]
PSG: Lucas Beraldo (Gol) |
Arsenal: Gabriel Magalhães (Gagal - Melambung) — [4-3]
Setelah Lucas Beraldo dengan dingin menceploskan penalti kelima untuk PSG, beban berat berada di pundak bek Arsenal, Gabriel Magalhães. Tendangannya yang melambung jauh di atas mistar gawang langsung memicu ledakan selebrasi dari para pemain dan pendukung PSG.
Dengan hasil ini, PSG resmi mengukuhkan diri sebagai raksasa Eropa baru dengan trofi Liga Champions kedua mereka, sementara Arsenal harus pulang dengan kekecewaan mendalam setelah perjuangan luar biasa sepanjang musim.(gus)
Editor : Agus Jaka Purnama