
AMPIT,radarsampit.jawapos.com- Suasana pasar tradisional, salah satunya di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tampak ramai dipadati warga pada H-1 Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026).
Sejak pagi hingga siang hari, masyarakat berbondong-bondong datang untuk membeli berbagai kebutuhan dapur dan perlengkapan lebaran.
Salah satu yang paling ramai diserbu pembeli yakni lapak penjual rempah-rempah dan bumbu masakan. Warga terlihat antre membeli cabai, bawang, kunyit, jahe, lengkuas, hingga aneka bumbu siap olah untuk kebutuhan memasak saat Iduladha.
Pantauan Radar Sampit di lokasi, aktivitas jual beli berlangsung padat. Para pedagang tampak sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti. Kondisi lorong pasar juga dipenuhi masyarakat yang berburu kebutuhan terakhir menjelang hari raya kurban.
Baca Juga: Gubernur Kalteng Bagikan 500 Sapi Kurban Iduladha 1447 Hijriah
“Dari pagi ramai terus. Banyak yang beli bumbu untuk masak daging kurban besok,” ujar Liyan, salah seorang pedagang bumbu di Pasar PPM Sampit.
Keramaian menjelang hari besar keagamaan di Pasar PPM Sampit memang kerap terjadi setiap tahunnya. Pasar tradisional yang menjadi pusat perdagangan masyarakat Kotawaringin Timur itu masih menjadi pilihan utama warga untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dan bahan pokok.
Selain bumbu dapur, sejumlah lapak sayur, ayam potong, dan kebutuhan sembako lainnya juga mengalami peningkatan pembeli dibanding hari biasa. Kepadatan pengunjung bahkan sempat membuat area sekitar pasar menjadi lebih ramai dari biasanya.
Warga mengaku memilih berbelanja di pasar tradisional karena harga dinilai lebih terjangkau dan pilihan barang lebih lengkap untuk kebutuhan Iduladha.
Dengan meningkatnya aktivitas jual beli tersebut, para pedagang berharap momentum Iduladha tahun ini mampu mendongkrak pendapatan mereka di tengah kondisi pasar yang beberapa waktu terakhir sempat mengalami penurunan pengunjung. (bri//gus)
Editor : Agus Jaka Purnama