SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat di Gang Merpati, Jalan Haji Imran, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu subuh (23/5). Peristiwa tersebut menghanguskan tiga bangunan dan menyebabkan dua rumah lainnya terdampak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Taufik, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 05.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi.
“Kurang lebih 15 menit setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penanganan di lapangan,” ujarnya, Sabtu (23/5).
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan petugas adalah melakukan penyemprotan untuk memblokir area sekitar titik api agar kebakaran tidak meluas ke rumah warga lainnya.
Ia menjelaskan, kondisi permukiman yang padat dan sebagian besar rumah berkonstruksi kayu membuat petugas harus bergerak cepat melakukan pengendalian api.
“Karena arah angin saat itu ke arah barat, kami fokus melakukan pemblokiran di bagian utara dan selatan agar api tidak menjalar,” tambahnya.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas lebih besar ke kawasan sekitar.
“Alhamdulillah api tidak banyak menjalar karena kita cepat melakukan pemblokiran dan pemadaman,” ucapnya.
Berdasarkan data sementara, terdapat tiga kepala keluarga (KK) yang rumahnya terbakar dan dua KK lainnya terdampak akibat kebakaran tersebut.
Dalam proses pemadaman, Damkarmat Kotim mengerahkan sekitar satu pleton personel dengan empat unit mobil pemadam kebakaran dan total sekitar 26 petugas.
Proses pemadaman juga dibantu relawan kebakaran dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Desa Eka Bahurui, unsur kelurahan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Taufik memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya menduga sementara api berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
“Informasi awal api muncul dari bagian atap salah satu rumah warga di Gang Merpati. Tetapi untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang,” pungkasnya. (ktr-2/sla)
Editor : Slamet Harmoko