SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Rentetan aksi kriminal yang terjadi selama Ramadan lalu di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih menyisakan pekerjaan rumah bagi aparat Kepolisian.
Hingga kini, pelaku pembobolan toko Alfamart, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Jenderal A Yani, hingga perampokan BRI-Link di Jalan HM Arsyad, belum berhasil diringkus.
Jajaran Polsek Ketapang terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus-kasus yang sempat meresahkan masyarakat tersebut. Polisi mengaku telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa beberapa saksi guna mengungkap identitas pelaku.
Baca Juga: Pelaku Pembakaran Rumah Orang Tua di Kota Besi Diserahkan ke Dinsos
Kapolsek Ketapang AKP Anis menegaskan, pihaknya masih memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kriminal tersebut.
“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Kami terus melakukan pendalaman dan memburu pelaku,” ujar AKP Anis, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, penyidik juga telah berkoordinasi dengan unit terkait untuk mempercepat proses pengungkapan. Sejumlah petunjuk disebut sudah dikantongi polisi, meski belum bisa dipublikasikan demi kepentingan penyelidikan.
Baca Juga: SPPG Diminta Kalangan DPRD Palangka Raya, Agar Perhatikan Pengelolaan Limbah
“Kami mohon masyarakat bersabar. Semua laporan tetap kami tindak lanjuti dan anggota masih bekerja di lapangan,” katanya.
Maraknya aksi kriminal saat Ramadan lalu membuat masyarakat diminta lebih waspada, khususnya pemilik usaha dan agen layanan keuangan yang beroperasi hingga malam hari. Polisi mengingatkan pentingnya pengamanan tambahan untuk mencegah aksi serupa kembali terjadi.
“Pastikan CCTV aktif, tingkatkan pengawasan, dan segera laporkan bila melihat aktivitas mencurigakan,” tandasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor