KASONGAN, radarsampit.jawapos.com – Seorang warga Desa Galinggang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, bernama Reno dilaporkan hilang di areal pertambangan rakyat Sei Bengkui. Hingga hari kedelapan, korban belum juga ditemukan.
Kepala Desa Galinggang, Sarkawi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pencarian masih terus dilakukan oleh pihak desa bersama aparat keamanan.
“Betul, hingga hari kedelapan yang bersangkutan belum ditemukan,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, sempat ada warga yang mengaku melihat korban di sekitar lokasi pertambangan Sei Bengkui. Namun, perilaku korban disebut tidak biasa dan langsung melarikan diri saat didekati.
“Ada warga yang melihat korban tanpa mengenakan baju. Saat dipanggil, ia justru langsung lari,” ungkapnya.
Di tengah proses pencarian, beredar pula informasi di masyarakat yang mengaitkan lokasi tersebut dengan hal-hal mistis. Bahkan, sejumlah ritual adat telah dilakukan oleh warga dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan lebih lanjut pencarian maupun kebenaran isu yang beredar di lapangan.
Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, sementara warga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (ktr-3/sla)
Editor : Slamet Harmoko