Hampir 100 Jembatan Kayu di Gunung Mas Memasuki Usia Kritis, Pemkab Terkendala Anggaran  

Arham Said • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 11:24 WIB

 

Salah satu jembatan yang menghubungkan Kelurahan Tumbang Miri menuju Tumbang Napoi di Kabupaten Gunung Mas yang mengalami kerusakan parah, Selasa (7/4). (ist)
Salah satu jembatan yang menghubungkan Kelurahan Tumbang Miri menuju Tumbang Napoi di Kabupaten Gunung Mas yang mengalami kerusakan parah, Selasa (7/4). (ist)

 

KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com — Penanganan jembatan rusak di Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah, terkendala keterbatasan anggaran dan sulitnya ketersediaan material. Kondisi ini berdampak pada terganggunya mobilitas warga, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas, Bambang Jaya, Rabu (8/4), mengatakan pihaknya telah merencanakan langkah penanganan darurat, namun realisasi di lapangan belum optimal karena keterbatasan dana.

Ia menjelaskan, anggaran yang tersedia saat ini belum mampu mengakomodasi perbaikan secara menyeluruh, terutama karena tingkat kerusakan jembatan di beberapa lokasi tergolong berat. Oleh karena itu, penanganan difokuskan pada jembatan yang paling mendesak dan berisiko tinggi.

Selain anggaran, kendala lain adalah sulitnya memperoleh material konstruksi, khususnya di daerah pelosok. Akses distribusi yang terbatas serta tingginya biaya angkutan memperlambat proses penanganan.

Saat ini, hampir 100 jembatan kayu di Kabupaten Gunung Mas telah memasuki usia kritis dan membutuhkan penggantian. Namun, pemerintah daerah menerapkan skala prioritas akibat keterbatasan anggaran.

Bambang menambahkan, jembatan dengan kondisi paling rawan berada di ruas jalan Kelurahan Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, menuju Kelurahan Tumbang Napoi, Kecamatan Miri Manasa. Di lokasi tersebut terdapat lima jembatan kayu yang kondisinya memprihatinkan dan berpotensi ambruk.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk bersabar karena perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat. (arm/yit)

 

 

 

Editor : Heru Prayitno
jembatan rusak Gunung Mas (Gumas)