Kejar Deadline Porprov Kalteng, KONI Kotim Nekat Daftar Dulu Meski Anggaran Belum Jelas

Rado. • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 13:05 WIB
Pertemuan internal KONI dan Cabor di Kotim belum lama ini. (rado/radar sampit)
Pertemuan internal KONI dan Cabor di Kotim belum lama ini. (rado/radar sampit)

 
SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Timur (Kotim) mengambil langkah nekat dengan tetap mendaftarkan atlet ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah 2026, meski persoalan anggaran belum jelas.

Ketua KONI Kotim, Alexius Esliter, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar Kotim tidak kehilangan kesempatan sebagai peserta dalam ajang yang akan digelar Oktober 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

“Yang penting kita daftar dulu supaya memenuhi syarat sebagai peserta. Terkait anggaran, sedang diusahakan solusi terbaiknya untuk membiayai atlet,” ujar Alexius Esliter, Kamis (2/4/2026).

Ia juga memastikan seluruh cabang olahraga telah diminta segera mendaftarkan atlet-atlet potensial sebelum batas akhir pendaftaran.

“Dipastikan semua cabor di Kotim siap didaftarkan. Terkait masalah anggaran dari mana, akan kami usahakan,” tambahnya.

Pendaftaran atlet sendiri telah dibuka sejak 2 Februari 2026 dan akan ditutup pada 10 April 2026. Dengan waktu yang semakin sempit, KONI memilih mengamankan status kepesertaan terlebih dahulu.

Namun, keputusan tersebut diambil di tengah kondisi krisis. Hingga kini, anggaran hibah sekitar Rp3 miliar yang diharapkan mendukung persiapan kontingen Kotim belum juga dicairkan. Bahkan, sejak 2025 hingga 2026, KONI disebut belum menerima satu rupiah pun dana.

Situasi ini berdampak langsung pada kesiapan di lapangan. Sejumlah atlet mulai hengkang karena tidak adanya kepastian dukungan finansial dan logistik.

Sementara itu, cabang olahraga terpaksa mengandalkan dana mandiri untuk melakukan seleksi dan latihan, yang berujung pada keterbatasan pembinaan.

Kondisi tersebut memicu kegelisahan, mengingat Kotim sebelumnya dikenal sebagai daerah dengan prestasi olahraga yang cukup diperhitungkan di tingkat provinsi.

Di sisi lain, DPRD Kotim melalui Komisi III turut menyoroti persoalan ini dan mendesak pemerintah daerah segera memberikan kejelasan terkait pencairan anggaran, agar Kotim tidak sekadar ikut, tetapi juga mampu bersaing secara maksimal. (ang)

Editor : Slamet Harmoko
Anggaran Belum Jelas Porprov Kalteng KONI Kotim kota sampit