KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com - Operasi pencarian anak buah kapal (ABK) KM Triton 28 yang terjatuh di perairan muara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, akhirnya tuntas.
Pada hari kelima pencarian, Tim SAR gabungan menemukan korban kedua, Irfan Saputra (25) dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (27/3/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, KM Triton 28 tengah melakukan aktivitas angkat jangkar.
Namun, 2 orang ABK dilaporkan terjatuh ke laut. Satu korban, Ashari (35) berhasil diselamatkan nelayan setempat tidak lama setelah kejadian dan langsung dievakuasi ke daratan.
Sementara itu, Irfan sempat dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan selama 5 hari terakhir.
Koordinator lapangan Basarnas, Ridwan, mengungkapkan bahwa jenazah korban ditemukan sekitar pukul 16.05 WIB, bermula dari laporan nelayan yang melihat adanya tubuh mengapung di perairan.
Ridwan mengungkapkan bahwa nelayan kemudian memberikan tanda di lokasi penemuan dan segera melaporkannya kepada tim SAR.
“Titik penemuan korban berada sekitar 24,95 nautical mile ke arah timur laut dari lokasi kejadian awal,” katanya.
Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kuala Pembuang untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dihentikan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR yang terlibat. Selama 5 hari, tim telah bekerja maksimal hingga korban kedua berhasil ditemukan. Dengan demikian, operasi dinyatakan selesai,” ujarnya.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Sampit, Pos TNI AL Kuala Pembuang, Ditpolairud Polda Kalteng, Satpolair Polres Seruyan, BPBD Kabupaten Seruyan, kru KM Triton 28, serta nelayan setempat. (rdw/sla)
Editor : Slamet Harmoko