SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengeluhkan hilangnya lantai jembatan di jalan produksi pertanian yang menjadi akses utama menuju kebun.
Jembatan tersebut masih berdiri, namun bagian lantainya yang terbuat dari kayu ulin dilaporkan sudah tidak ada. Akibatnya, akses masyarakat menuju kebun dan kebun buah menjadi terganggu.
Salah seorang warga, Fathur Rahman mengatakan, jembatan itu merupakan jalur penting bagi aktivitas pertanian warga setempat.
“Ini jembatan di jalan produksi pertanian Cempaka Mulia Barat. Jembatan ini untuk akses ke kebun masyarakat dan kebun buah,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Ia mengungkapkan, hilangnya lantai jembatan tersebut baru diketahui sekitar satu bulan terakhir saat warga melakukan pengecekan ke lokasi.
“Tampaknya baru, mungkin sekitar bulan ini. Waktu dicek ternyata benar lantainya sudah tidak ada,” katanya.
Menurutnya, kayu ulin pada lantai jembatan diduga menjadi incaran pelaku pencurian. Warga juga mengaku telah mengetahui adanya dugaan pelaku, namun belum memiliki alat bukti yang cukup.
“Sudah ada saksi, tapi masih kurang alat bukti,” ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, warga kesulitan melintasi jembatan untuk menuju kebun, sehingga aktivitas pertanian menjadi terhambat.
Warga berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk menindaklanjuti kejadian tersebut sekaligus memperbaiki akses jembatan agar dapat kembali digunakan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko