PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Pangkalan Muntai, Desa Diung, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (23/3/2026) pagi.
Insiden adu banteng antara dua sepeda motor mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Leo Dwi Kristianto Suryo (29), warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Pangkalan Lada.
Ia mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125. Leo sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit rakyat Diung sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Diketahui, Leo merupakan mantan atlet sepak bola yang pernah meraih medali emas pada ajang Porprov 2014.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda CRF, Hafiz Rifwandani (23), warga Komplek Pemuda Permai, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, mengalami luka serius. Ia diketahui merupakan anggota kepolisian.
Kerasnya benturan saat kecelakaan membuat salah satu korban terlempar ke semak belukar di pinggir jalan. Kedua kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan parah hingga nyaris tidak berbentuk.
Kapolsek Kotawaringin Lama, Ipda Fritson, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi KH 6725 YZ yang dikendarai Hafiz melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Kabupaten Sukamara.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Leo dengan sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi KH 3323 GD. Diduga karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Terjadi tabrakan dan satu orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Diung,” ujar Fritson.
Di hari yang sama, kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Ahmad Yani, SP 5, Desa Sungai Melawen, Kecamatan Pangkalan Lada. Insiden tersebut melibatkan satu unit truk tangki dan dua mobil.
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, sementara korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari kejadian serupa. (tyo)
Editor : Slamet Harmoko