SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pencarian terhadap anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Mentaya akhirnya membuahkan hasil.
Korban bernama Muh Syahrir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi (22/3/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB di wilayah Terantang oleh ABK kapal yang melintas.
“Korban ditemukan oleh ABK kapal di Terantang (Kecamatan Seranau) sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Multazam.
Penemuan tersebut terjadi setelah upaya pencarian yang sebelumnya dilakukan tim gabungan sempat dihentikan sementara saat pelaksanaan Salat Idulfitri, dan kembali dilanjutkan usai ibadah.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur akhirnya resmi dihentikan. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, Muh Syahrir dilaporkan hilang secara misterius di atas tongkang BG Marine Jaya II yang ditarik TB Ocean Marine 2 pada Kamis malam (19/3/2026).
Rekaman kamera pengawas menunjukkan korban terakhir terlihat berjalan ke arah buritan kapal sebelum akhirnya hilang dari pantauan.
Berbagai upaya pencarian telah dilakukan, baik oleh kru kapal maupun tim gabungan di darat dan perairan Sungai Mentaya.
Namun, korban baru ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi tak bernyawa.
Peristiwa ini menambah duka di momen Hari Raya Idulfitri, di tengah suasana suka cita masyarakat yang merayakan hari kemenangan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko