Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Wisata Alam dan Rekreasi ke Pantai masih Favorit Wisatawan di Kalteng untuk Mengisi Libur Lebaran

Radar Sampit • Kamis, 19 Maret 2026 | 19:00 WIB

Sejumlah objek wisata alam dan pantai yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara
Sejumlah objek wisata alam dan pantai yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara

radarsampitjawapos.com- Objek wisata pantai serta suasana alam yang alami, bakal menjadi destinasi favorit dan langganan warga lokal di Kalimantan Tengah (Kalteng). Terutama bagi yang ingin mengisi libur lebaran dengan berwisata, bersama keluarga, kerabat dan rekan.

Ada sejumlah objek wisata yang biasanya menjadi pusat keramaian saat libur hari besar, terutama lebaran.

Di Kabupaten Sukamara, di wilayah yang berbatasan langsung dengan laut Jawa ini juga memiliki banyak destinasi wisata pantai yang layak dikunjungi. Pesisir pantai Sukamara terbentang di sepanjang wilayah Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Jelai.

Di Kecamatan Pantai Lunci, terdapat Pantai Citra di Desa Cabang Barat. Akses ke sana sudah nyaman dengan jalan beraspal. Dari Kota Sukamara berjarak sekitar 40-an kilometer. Waktu tempuh sekitar 30-40 menit menggunakan kendaraan.

Anjungan pantai ke laut lepas dan hamparan pantai di sisinya menjadi nilai plus Pantai Citra. Bagi pengunjung bersantai dan beristirahat disediakan beberapa gazebo. Sepanjang garis pantai juga diramaikan dengan beberapa rumah makan dengan menu aneka seafood.

“Pantai Citra terdekat dari Sukamara dan banyak rumah makan sehingga sering dikunjungi saat hari libur maupun lebaran,” ujar Ahmad, salah seorang warga.

Ke arah barat pesisir pantai, wisatawan juga bisa bersantai di Pantai Anugerah di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci.  Rimbunan pohonan cemara di tepi pantai dan hamparan pasir jadi ciri khas pantai ini.  Akses jalan hingga lokasi juga sudah beraspal. Tempat parkiran yang luas dan sebuah musala tersedia. Juga terdapat lapak para pedagang dengan menjual minuman, cemilan, serta makanan.

Masih di Sukamara, wisatawan bisa beralih ke Pantai Tanjung Nipah di Desa Sungai Raja, Kecamatan Jelai. Akses jalan menuju lokasi dari Pantai Citra sebagian beraspal dan sebagian lagi belum. Namun jalan sudah nyaman dilalui kendaraan.

Di Tanjung Nipah, menawarkan keindahan tepi pantai yang cukup luas dengan rimbunan pohon cemara. Sarana dan prasarana bagi pengunjung cukup lengkap. Sebuah panggung tersedia sebagai pusat acara hiburan bagi pengunjung.

Pantai Citra, Pantai Anugerah dan Pantai Tanjung Nipah merupakan objek wisata yang dikelola oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Sukamara. Kunjungan ke tiga pantai tersebut pada awal tahun 2026 lalu, tercatat 7.620 orang.

Beralih ke Kabupaten Lamandau, salah satu objek wisata yang paling terkenal adalah wisata alam Sungai Setongah di Kecamatan Delang. Selain berada di dekat gerbang perbatasan Kalteng-Kalbar, lokasinya cukup mudah dijangkau karena tepat  berada di tepi jalan raya trans Kalimantan poros selatan (lintas Kalteng-Kalbar). Tempat wisata ini hampir tidak pernah dilewatkan oleh para pelancong yang melintas. 

Di kawasan ini tersedia alam hutan hujan tropis yang masih perawan dan eksotis. Dengan aliran air sungai Setongah yang jernih , dingin dan menyegarkan, dengan batu-batuan indah yang terhampar di sepanjang sungai. Pihak pengelola juga menyiapkan beberapa arena hiburan dan gazebo. Selain berenang, beberapa permainan bisa diikuti. Diantaranya arung jeram, menaiki rakit dan jembatan gantung.

"Wisata Sungai Setongah siap menyambut pengunjung pada libur lebaran Idulfitri tahun ini, pengunjung bisa menikmati alam dengan tenang dan nyaman, tiket masuknya juga terjangkau, hanya Rp20 ribu per orang, " Ucap Ursinus Hega, pengelola wisata Sungai Setongah. 

Kepala Dinas Pariwisata Lamandau melalui Analis Pariwisata dan ekonomi kreatif Dispar, Rodias Hendi mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir pihaknya telah memantau sejumlah destinasi wisata di Lamandau, dalam rangka persiapan menerima wisatawan selama liburan lebaran. 

Dibeberkannya pula sejumlah di Lamandau , yang bisa jadi tujuan wisata pilihan. Diantaranya di Desa Sumber Mulya Kecamatan Bulik, ada Kolam Renang BSM (wisata buatan) dan  wisata taman bunga Celosia. Kemudian di Desa Bina Bhakti Kecamatan Sematu Jaya,  ada Bukit Galugur, (wisata Alam terbuka perbukitan). Selain itu, di wilayah Kecamatan Delang ada wisata alam dan budaya Desa Riam Tinggi, seperti air terjun 33 tingkat.

"Nikmati wisata dengan bijak dengan tidak membuang sampah sembarangan atau merusak dan mencoret-coret  lokasi, jangan merusak citra pariwisata kita, selalu menghormati adat dan budaya setempat," imbuh Rodias.

Sementara itu di Kotawaringin Timur (Kotim), jumlah wisatawan ke Pantai Ujung Pandaran, diperkirakan mencapai 10.000 hingga 15.000 orang setiap libur lebaran Idulfitri

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Ramadansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah objek wisata di dalam Kota Sampit, bersama Wakil Bupati serta melibatkan aparat gabungan.

Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung biasanya terjadi pada hari kedua dan ketiga Lebaran, ketika masyarakat mulai mencari tempat rekreasi bersama keluarga. Salah satu destinasi yang ramai di ikunjungi adalah Pantai Ujung Pandaran, termasuk objek wisata lain seperti Alam Salju.

“Kalau tahun lalu, kunjungan bisa mencapai sekitar 5.000 orang per hari di beberapa tempat. Untuk Ujung Pandaran sendiri, rata-rata 10.000 sampai 15.000 pengunjung setiap tahun,” ujarnya.

Disbudpar Kotim pun meminta pengelola wisata meningkatkan pengawasan dan menyediakan kan edukasi kepada pengunjung, terutama terkait area berbahaya. “Kami minta pengelola memasang tulisan-tulisan imbauan, mana area yang aman dan yang berbahaya. Orang tua juga harus memperhatikan anak-anaknya saat berwisata,” Raihansyah.

Selain aspek keselamatan, persoalan kebersihan juga menjadi sorotan. Dengan jumlah pengunjhung yang besar, potensi penumpukansampah dinilai cukup tinggi, terutama di kawasan pantai.

“Kalau pengunjung banyak, otomatis sampah juga banyak. Karena itu, kami minta tempat sampah ditambah dan pengelola lebih memperhatikan kebersihan. Ini penting agar wisata tetap nyaman,” katanya.

Ramadansyah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan selama berwisata, dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Jangan sampai kita berbahagia saat berwisata tapi berujung duka. Mari kita jaga anak-anak kita, keluarga kita, dan juga kebersihan lingkungan,” pesannya.

Kemudian di Kotawaringin Barat (Kobar), destinasi wisata alam di pesisir terpadu Bugam Raya, Kecamatan Kumai, diprediksi masih menjadi primadona masyarakat dalam mengisi liburan Idulftri

Potensi wisata pantai di Pantai Kubu, Pantai Bogam, Keraya dan Sebuai diakui masih menjadi magnet. Pantai-pantai di pesisir Kumai masih menyimpan keindahan terutama di Pantai Tanjung Penghujan, Pantai Keraya, Sebuai dan pantai Kubu.

Salah satu warga Pangkalan Bun, Agus menyampaikan meskipun telah banyak wisata-wisata baru, namun ia bersama keluarga besarnya setiap lebaran menghabiskan liburan di pantai-pantai yang ada di pesisir Kumai.

"Keluarga besar, ada yang dari Sukamara, Lamandau dan Seruyan, dan kami setiap tahun menikmati liburan di pesisir Kumai, terutama di Pantai Sebuai," ujarnya.

Ia mengakui, ada beberapa destinasi wisata yang perlu mendapat pembenahan, terutama gazebo di pantai Kubu yang kondisinya saat ini banyak yang rusak. "Meski demikian, pesisir Kumai masih menjadi wisata murah bagi masyarakat, dan kami liburan ini tetap ke pantai," imbuhnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kobar, Rona Nirmala optimis bahwa wisata alam pantai masih menjadi primadona bagi masyarakat dalam mengisi liburan hari besar keagamaan.

“Menghadapi liburan Idulfitri 1447 Hijriah ini, Dinas Pariwisata telah melakukan rapat koordinasi melibatkan Dinas Perhubungan, Polres Jobar, BPBD, Satpol PP, pihak desa berkaitan dengan kesiapan menyambut kunjungan wisatawan. Dan tentunya tetap kami persiapkan sebaik-baiknya fasilitas yang sudah ada untuk menerima kunjungan wisatawan,” paparnya.

Pihaknya juga telah membuat surat edaran kepada pelaku pariwisata, dan pemilik destinasi untuk memperhatikan keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengunjung.

Selain  itu, di Kabupaten Seruyan, kawasan pantai Sei Bakau dan sekitarnya selalu menjadi pusat kunjungan wisatawan lokal yang mengisi libur lebaran.

Sementara itu di Palangka Raya, juga memiliki daya tarik pariwisata alam yang banyak dikunjungi saat libur lebaran, diantaranya seperti Taman Nasional Sebangau (Dermaga Kereng Bangkirai), berupa area konservasi hutan gambut dan habitat orangutan, populer dengan wisata susur sungai menggunakan perahu klotok.

Ada Arboretum Nyaru Menteng, merupakan kawasan konservasi dan penangkaran orangutan Borneo yang sering dikunjungi untuk edukasi. Kemudian Danau Tahai, merupakan danau air hitam yang dikelilingi hutan gambut dengan jembatan kayu yang panjang. Selain itu banyak lagi lokasi wisata alam lainnya di sekitar Palangka Raya, hingga di Kabupaten Katingan yang ramai dikunjungi warga saat libur lebaran.(fzr/mex/tyo/yn/gus)

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#suasana alam #pantai ujung pandaran #Pantai Lunci #objek wisata pantai #wisatawan lokal #Kalimantan Tengah (Kalteng) #pantai kubu #taman nasional sebangau #destinasi utama #perbatasan kalbar kalteng