Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Menuai Polemik, Disdikpora Gunung Mas Sebut Tak Pernah Paksakan Penggabungan Sekolah

Arham Said • Jumat, 13 Maret 2026 | 10:54 WIB

Suasana pertemuan pihak disdikpora dengan kepala sekolah, guru dan orang tua murid SDN 4 Tumbang Jutuh, pekan lalu.
Suasana pertemuan pihak disdikpora dengan kepala sekolah, guru dan orang tua murid SDN 4 Tumbang Jutuh, pekan lalu.


KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Polemik rencana penggabungan atau regrouping Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 ke SDN 2 Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan terus bergulir. Dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) membantah anggapan bersikukuh atau memaksakan kebijakan penggabungan sekolah tersebut.

"Kami tidak pernah bersikukuh atau memaksakan penggabungan sekolah. Kebijakan itu sudah ada sejak beberapa tahun lalu," ucap Kepala Disdikpora Kabupaten Gumas Aprianto, Kamis (12/3).

Dia menyampaikan, kebijakan regrouping sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam menata sistem pendidikan agar lebih efektif dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para murid.

"Penggabungan sekolah tersebut bukan berarti kami menghilangkan kegiatan belajar mengajar ataupun menutup akses pendidikan bagi murid. Itu perlu dipahami masyarakat," jelasnya.

Sebaliknya, lanjut dia, kebijakan penggabungan itu bertujuan agar proses pendidikan mampu berjalan lebih optimal, baik dari segi tenaga pengajar, sarana prasarana maupun manajemen sekolah. 

 

Editor : Heru Prayitno
#polemik #penggabungan sekolah #Gunung Mas (Gumas)