SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Keluarga besar Radar Sampit menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan yang mengusung tema “Tebarkan Kebahagiaan dengan Silaturahmi Meraih Berkah Ramadan” tersebut berlangsung hangat dengan dihadiri karyawan beserta keluarga.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori Ahmad Muzakki. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Annida Qolbu serta penyerahan paket Lebaran untuk mitra dari Kasongan.
Direktur Radar Sampit Siti Fauziah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan Radar Sampit yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Menurutnya, melalui PT Putra Sampit Perdana sebagai perusahaan multi platform, Radar Sampit tidak hanya bergerak di media konvensional tetapi juga terus memperkuat platform digital.
“Acara ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur. PT Putra Sampit Perdana sebagai perusahaan multi platform terus mengikuti perkembangan zaman, tidak hanya konvensional tetapi juga di dunia digital,” ujarnya, Selasa (10/3/2026)
Ia menyebutkan, Radar Sampit dalam waktu dekat akan memasuki usia 20 tahun.
Selama perjalanan tersebut, berbagai tantangan berhasil dilalui sehingga pondasi perusahaan semakin kuat.
“Sebentar lagi Radar Sampit akan berusia 20 tahun. Pondasi kami makin kokoh dan perubahan zaman terus kami ikuti. Harapan kami bisa menjadi media terbaik di Kalimantan Tengah,” katanya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara karyawan dan keluarga besar Radar Sampit.
“Tidak hanya karyawan, tapi juga seluruh keluarga karyawan sehingga bisa saling mendukung. Kami juga setiap tahun bersilaturahmi dengan anak-anak di Annida Qolbu,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Radar Sampit juga mengundang mitra dari Kasongan sebagai bagian dari kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
“Kami juga menghadirkan mitra kami dari Kasongan sehingga bisa berbagi dan semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustaz Abdul Hakim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Muslim untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah, termasuk menghidupkan malam-malam Ramadan untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar.
“Mari kita isi setiap malam dengan ibadah terbaik, insya Allah kita mendapatkan Lailatul Qadar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengajarkan kesabaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, dalam bahasa Arab puasa disebut saum yang berarti menahan atau bertahan. Nilai tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam rumah tangga maupun pekerjaan.(oes)
Editor : Slamet Harmoko