NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, korban tenggelam di Sungai Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau akhirnya berhasil ditemukan pada Selasa (10/3).
Korban ditemukan oleh tim pencari yang dibantu penyelam profesional dari Pangkalan Bun. Jasad korban ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian.
“Info dari tim di lapangan, korban sudah ditemukan oleh Anang Gadur, penyelam dari Mendawai. Korban ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi kejadian,” ungkap salah seorang rekan korban.
Sebelumnya, proses pencarian sempat dihentikan pada Senin sore (9/3) sekitar pukul 16.43 WIB. Kondisi cuaca yang buruk berupa hujan deras, angin kencang, serta arus sungai yang deras dinilai membahayakan keselamatan tim pencari di lapangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah ditemukan. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan lengkap dari tim di lapangan karena keterbatasan sinyal telepon seluler di lokasi kejadian.
“Hari ketiga ini pencarian kembali dilanjutkan. Tim kami bergabung dengan tim dari Pangkalan Bun untuk melakukan pencarian di lokasi. Kami baru mendapat informasi korban sudah ditemukan dan saat ini sedang dibawa menuju RSUD Gusti Abdul Ghani,” ujar Hendikel.
Diketahui korban bernama Ruswandi (51), warga Pangkalan Bun. Ia dilaporkan tenggelam pada Minggu (8/3) sekitar pukul 20.00 WIB saat memancing di Sungai Kinipan.
Saat kejadian, korban berada di dalam perahu bersama rekannya bernama Toto. Perahu yang mereka tumpangi diduga karam dan terbawa arus deras di kawasan riam sungai.
Toto berhasil menyelamatkan diri setelah meraih dahan pohon di tepi sungai. Sementara Ruswandi terseret arus sungai yang deras hingga akhirnya dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim gabungan. (mex/sla)
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Gusti Abdul Ghani untuk penanganan lebih lanjut. (Mex)