NANGA BULIK,radarsampitjawapos.com- Derasnya riam di sungai Desa Kinipan Kecamatan Batangkawa, Kabupaten Lamandau, memiliki pesona wisata alam dan arena alami untuk pemancingan. Namun dibalik itu, arus airnya menyimpan bahaya yang senantiasa mengintai.
Seperti dialami seorang pemancing asal Pangkalanbun, atas nama Ruswandi (51). Ia jatuh dari perahu kecil yang ditumpanginya saat mengarungi riam tersebut, Minggu (8/3) sekitar jam 20.00 WIB. Pemancing naas itu pun hilang ditelan arus air, dan belum diketahui nasibnya sampai dengan Senin (9/3) petang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Hendikel membenarkan, ada informasi bahwa ada dua orang yang memancing di dalam perahu, atas nama Ruswandi dan Toto.
Kronologisnya, pada Minggu tanggal 8 Maret 2026 pagi, korban bersama temannya berangkat dari Pangkalanbun menuju desa Kinipan. Pada sore harinya korban dan temannya sudah sampai ke desa kinipan dan melakukan aktivitas mencari ikan.
"Pada pukul 20.00 WIB korban bersama temannya mengalami kecelakaan, perahu yang di tumpangi korban dan temannya karam dan terbawa oleh arus riam. Teman korban berhasil meraih dahan pohon yang berada ditepi sungai, sehingga berhasil selamat. Namun korban hanyut dan sampai laporan ini disampaikan, masih belum ditemukan,” papar Hendikel.
Warga sekitar telah melakukan pencarian pada malam hari. Kemudian Senin (9/3) pagi Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Lamandau bersama tim Basarnas Pangkalanbun, keluarga korban dan teman-teman pemancingan melakukan pencarian lebih intensif untuk menemukan korban.
Selain warga, pencarian juga melibatkan Kepala Desa Kinipan, personel Polsek Delang. Lokasi pencarian berjarak sekitar 3,3 km dari lokasi awal kejadian.
Namun pada Senin (9/3) kemarin, pencarian di hentikan pukul 16.43 WIB karena dilokasi dilanda cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang. Selanjutnya pencarian korban akan dilakukan sejak pagi Selasa (10/3) hari ini.
"Semoga korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” harap Hendikel. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama