SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kejahatan kian merajalela di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) di bulan Ramadan ini.
Sehari pasca pembobolan toko ritel modern Alfamart di jalan A Yani, sekarang giliran Alfamart jalan A Yani/Tatar samping kantor BPS Sampit.
“Sehari sebelum di Alfamart seberang Puskesmas I, sekarang Alfamart disini lagi yang dibobol (Tatar),” ucap Pratiwi warga Sampit, Rabu (4/2/2026).
Motif pelaku hampir sama dengan kejadian pada malam sebelumnya, yakni pelaku masuk ke dalam toko dengan cara merusak kunci rolling door.
“Di toko sebelumnya (Alfamart A Yani), uang dan rokok yang hilang, kalau yang disini (Alfamar Tatar) masih belum diketahui,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun media ini, kejadian pertama kali diketahui karyawan Alfamart dan kaget kunci rolling door rusak.
Karyawan ketika itu tidak berani menyentuh barang-barang, karyawan sempat melihat dari kaca depan, kuat dugaan pelaku mencoba ingin membawa brankas namun tidak bisa dikarenakan berat.
Hal itu juga dibenarkan oleh Sadi, karyawan Alfamart shift malam. “Brankas sudah ditarik tapi posisinya masih di dalam toko,” ujar Sadi.
Menurut Sadi, saat ini pihaknya masih membuat rangka brankas untuk keamanan. “Nanti brankas mau ditanam dibuat permanen,” tambahnya.
Sadi menyebutkan, dari pemeriksaan sementara, barang yang diketahui hilang yakni sejumlah rokok. Pihak toko masih mengidentifikasi barang apa saja yang dicuri.
Kata Sadi, temannya shift pagi yang pertama kali melihat. Pasca kejadian, toko tidak langsung opesional dan baru buka jam 4 sore (kemarin).
“Kejadian ini sudah dilaporkan ke atasan dan lapor ke pusat juga ke Kepolisian,” ucapnya.
Sudah Pernah Disatroni Penjahat
Alfamart Tatar ini beberapa waktu lalu juga pernah kebobolan, disatroni pencuri dan beberapa barang hilang. Kejadian serupa kembali terjadi.
“Sering kejadian berulang. Mungkin karena saat subuh, jalan A Yani sepi, samping toko Jalan Tatar juga sepi,” terang Sadi.
Pernah juga, karyawan ditodong senjata tajam oleh penjahat yang tiba-tiba masuk toko. Ketika itu karyawan tidak berani melawan.
Karena sering menjadi sasaran kejahatan dan di sekitar lokasi kejadian sangat sepi, karyawan toko berharap polisi lebih sering lagi patroli menjaga keamanan.
“Kami berharap ada petugas patroli di sepanjang jalan A Yani, pelaku mungkin saja mengincar tempat usaha lainnya,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor