radarsampitjawapos.com- Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah memprediksi sebesar 50,60 persen penduduk Indonesia atau 143,91 juta jiwa akan melakukan perjalanan mudik pada masa-masa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 27,29 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik ke Provinsi Jawa Timur. Data itu pun menjadi perhatian penuh Bandara Internasional Juanda di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran operasional dan keamanan penerbanga selama mudik dan arus balik.
“Kami memastikan seluruh aspek operasional dan fasilitas dalam kondisi siap, mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan," ujarnya, Selasa (3/3).
Koordinasi lintas pihak, mencakup maskapai, otoritas penerbangan, TNI/Polri, serta instansi terkait, juga diperkuat. Kolaborasi ini dinilai krusial guna memastikan operasional tetap lancar di tengah potensi lonjakan penumpang.
Baca Juga: Pelni Tetapkan Jadwalkan Kapal dari Pelabuhan Sampit. Arus Mudik Diprediksi Meningkat 5 Persen
Dari aspek fasilitas, pengelola bandara telah memeriksa sarana dan prasarana secara menyeluruh. Toilet, musala, area parkir, hingga sistem keamanan serta keselamatan penerbangan dipastikan dalam kondisi siap digunakan.
Tak hanya kesiapan teknis, berbagai program bernuansa Ramadan dan Idul Fitri juga disiapkan. Mulai dari thematic event, pembagian takjil gratis, pertunjukan religi, suvenir bagi penumpang, hingga dekorasi khusus Lebaran.
Sementara terkait pengajuan penerbangan tambahan (extra flight), hingga kini belum ada maskapai yang mengajukan. Tohir menyebut permintaan extra flight dari maskapai biasanya mulai diajukan sekitar H-20 Lebaran.
“Dengan persiapan yang dilakukan, kami optimistis dapat melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan lancar selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 di Bandara Juanda,” pungkas Tohir.(hen/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama