Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Teror Tawon di Palangka Raya, dari Lubang Speaker Sampai Atap Rumah

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:15 WIB

Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi koloni tawon di Jalan Meranti III Gang Bayam, dan selanjutnya di  Jalan Puteri Junjung Buih III.
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan evakuasi koloni tawon di Jalan Meranti III Gang Bayam, dan selanjutnya di Jalan Puteri Junjung Buih III.

PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Teror kehadiran tawon berbisa kembali dilaporkan warga di Palangka Raya, dan baru-baru tadi terjadi di dua lokasi berbeda dalam sehari. Hal itu membuat tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya harus turun tangan melakukan evakuasi, demi menyelamatkan warga.

Peristiwa pertama terjadi di kawasan Jalan Meranti III. Berdasarkan laporan warga, ribuan tawon lalat awalnya terlihat terbang bergerombol dan berputar-putar di atas kandang ternak. Fenomena itu berlangsung beberapa saat sebelum kawanan serangga tersebut bergerak turun.

Lebih mengejutkan, ribuan tawon itu kemudian masuk secara berurutan ke bagian emperan belakang rumah dan menyusup ke dalam lubang speaker salon berukuran cukup besar. Sebagian lainnya tampak beterbangan di sekitar mulut lubang, seolah berjaga.

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya Sucipto, menjelaskan bahwa laporan diterima setelah pemilik rumah merasa khawatir dengan jumlah tawon yang sangat banyak dan takut mendekat ke area tersebut.

“Pelapor melihat ribuan tawon masuk ke lubang speaker di emperan belakang rumah. Karena jumlahnya sangat banyak dan berpotensi membahayakan, warga memilih melapor agar ditangani petugas,” ujarnya, Selasa (3/3).

Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, proses penanganan dilakukan secara hati-hati. Berbekal pengalaman dan teknik khusus, koloni tawon lalat berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar satu jam. Situasi di lokasi pun dinyatakan aman.

Kemudian, belum usai penanganan di Jalan Meranti, laporan kedua masuk dari warga Jalan Puteri Junjung Buih III. Kali ini, tawon lalat dilaporkan bersarang di bawah atap rumah.

Koloni tawon dari salah satu sarang
Koloni tawon dari salah satu sarang

Dua anggota keluarga sempat tersengat sebelum akhirnya menyadari keberadaan hewan tersebut. Beruntung, kondisi keduanya tertolong dan tidak mengalami reaksi serius.

“Mendapat laporan itu, tim Rescue Damkar kembali bergerak cepat. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung diarahkan ke titik sarang yang berada di bawah atap rumah warga,”katanya.

Sucipto menjelaskan, proses evakuasi di lokasi kedua memakan waktu lebih lama, sekitar dua jam. Posisi sarang yang berada di ketinggian membuat petugas harus ekstra hati-hati dalam melakukan penanganan.

“Penanganan berjalan lancar dan seluruh tawon berhasil dievakuasi. Kami pastikan kondisi rumah sudah aman sebelum meninggalkan lokasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam dua kejadian tersebut, tidak ada korban serius. Damkar mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri, terutama jika jumlahnya banyak dan berada di lokasi sulit dijangkau.

“Respons cepat dan penanganan sesuai prosedur dinilai penting untuk mencegah resiko sengatan yang bisa membahayakan keselamatan.Segera laporkan ke Damkar agar bisa ditangani dengan prosedur dan perlengkapan yang sesuai. Keselamatan warga adalah prioritas,”pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#teror tawon #atap rumah #tim rescue damkar palangka raya #speaker #sarang tawon #dievakuasi