SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menjelang masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah, Otoritas Bandar Udara Haji Asan Sampit menyatakan kesiapannya dalam melayani arus mudik dan arus balik tahun 2026.
Kepala Bandara Haji Asan Sampit Abdul Haris, menegaskan bahwa sarana dan prasarana penunjang telah dipersiapkan dengan matang.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Menteri Perhubungan pada 24 Februari lalu, manajemen Bandara Haji Asan Sampit telah menyusun skema pelayanan penumpang untuk memastikan kelancaran transportasi udara.
"Kami sudah mempersiapkan dari sarana prasarana dan pelayanan, yang pasti kalau ada penambahan pesawat, kami sudah menyediakan lima tempat parkir stand pesawat, dan kesiapan dari sisi layanan penumpang di terminal kedatangan dan keberangkatan," kata Abdul Haris, Kabandara Haji Asan Sampit, Jumat (27/2).
Sesuai instruksi pusat, Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 akan resmi beroperasi di Selasar Terminal Bandar Udara Hasan Asan Sampit mulai Jumat, 13 Maret hingga Selasa, 30 Maret 2026 (H-7 sampai dengan H+7).
"Posko berfungsi sebagai informasi penumpang terkait pelayanan di bandara, informasi jumlah penumpang dan pergerakan pesawat dan barang atau kargo yang diangkut pesawat per hari selama masa angkutan Lebaran," katanya.
Posko ini akan melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari TNI, Polri, BMKG, Karantina (BKK), hingga Dinas Perhubungan Kotim.
"Fokus utama pemantauan selama periode arus mudik Lebaran dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpang. Data real-time pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo serta pemantauan On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu maskapai," jelasnya.
Abdul Haris menginformasikan saat ini maskapai NAM Air Boeing 737 500 memberikan pelayanan tiga rute Sampit-Jakarta, Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang.
Rute Sampit-Jakarta dijadwalkan setiap hari tujuh kali dalam seminggu. Rute Sampit - Surabaya dijadwalkan melayani penerbangan lima kali seminggu pada Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu. Rute Sampit-Semarang dijadwalkan melayani penerbangan tiga kali seminggu pada Selasa, Kamis dan Sabtu.
Kabar baiknya, maskapai Wings Air yang sudah lama tak beroperasi akan kembali beroperasi pada 10 Maret 2026.
Wings Air akan membuka layanan rute Sampit-Banjarmasin, Sampit-Surabaya yang dijadwalkan setiap Selasa,Kamis dan Sabtu. Dan, rute Sampit-Palangka Raya dan Sampit-Pangkalan Bun dijadwalkan setiap Seni, Rabu,Jumat dan Minggu.
"Untuk saat ini arus penumpang masih berjalan normal seperti biasa belum terlihat ada lonjakan penumpang," katanya.
Sebagai perbandingan, pada periode Angkutan Lebaran Tahun 2025, Bandara Haji Asan mencatat total keberangkatan sebanyak 5.771 penumpang dengan total 45 penerbangan pesawat serta 6.439 kargo.
Sementara, jumlah kedatangan penumpang tahun 2025 berjumlah 4.442 penumpang, 35.233 kargo dengan total 45 pergerakan pesawat.
"Puncak arus mudik tahun lalu terjadi pada H-2 Sabtu, 29 Maret 2025, dengan mobilisasi 735 penumpang dalam sehari. Prediksi kami puncak arus mudik tahun ini tidak akan jauh berbeda, kemungkinan tetap terjadi di H-2 Lebaran dengan rute terbanyak ke Surabaya dan ke Jakarta," ujar Abdul Haris.
Terpisah, Station Manager NAM Air Sampit Julianto Anggi mengatakan selama masa angkutan arus mudik dan arus balik Lebaran, maskapai NAM Air tidak mengadakan extra flight.
"Arus mudik Lebaran tahun ini kami tidak menyediakan extra flight. Calon penumpang yang booking tiket keberangkatan H-7 Lebaran tujuan ke Surabaya sudah full booking sejak Januari lalu. Untuk rute Sampit-Jakarta masih tersedia,"ujarnya.
Anggi juga memastikan harga tiket pesawat tidak mengalami kenaikan harga, justru pada periode tertentu akan mengalami penurunan harga.
"Tidak ada kenaikan harga, yang ada harga tiket justru mengalami penurunan pada periode penerbangan 14-29 Maret 2026," kata Julianto Anggi.
Harga normal rute Sampit - Jakarta yang semula Rp1.466.263 turun menjadi Rp1.217.330, rute Sampit-Surabaya yang semula Rp1.195.939 turun menjadi Rp991.500 dan rute Sampit-Semarang yang semula Rp1.249.780 turun harga menjadi Rp1.036.480.
Sementara itu, terkait jadwal keberangkatan tak mengalami perubahan jadwal. Untuk rute Sampit (SMQ) - Jakarta (CGK) dijadwalkan setiap hari. Pada Senin, Rabu, Jumat, Minggu keberangkatan jam 11.55 WIB, Kamis keberangkatan jam 16.05 dan Selasa, Sabtu dijadwalkan berangkat jam 08.05 WIB.
Rute Sampit (SMQ) - Surabaya (SUB) dijadwalkan lima kali seminggu pada Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu dengan jadwal keberangkatan jam 08.05 WIB.
"Jadwal penerbangan masih sama seperti biasanya. Untuk rute Sampit (SMQ) - Semarang (SRG) hanya dijadwalkan tiga kali penerbangan dalam seminggu pada Selasa, Kamis Sabtu jam 10.45 WIB," pungkasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko