SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Seorang remaja dilaporkan tewas setelah tenggelam di danau bekas galian C di Jalan Bina Karya, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kamis (26/2) pukul 16.30 WIB.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga di lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam membenarkan laporan tersebut. Sekitar pukul 17.48 WIB tim menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Diungkapkan, Korban diketahui bernama Ananda Putra Wijaya, berdasarkan identitas kartu pelajar dengan tanggal lahir 20 Desember 2007, dan tercatat sebagai warga Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Di Sampit, korban tinggal kos di kawasan Sawit Raya, dan merupakan pelajar di SMK Negeri 2 Sampit. Selain itu dari keterangan rekan-rekannya yang juga berada di lokasi, korban baru dua kali belakangan berenang di lokasi tersebut.
Berdasarkan kronologis sementara, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Korban saat itu berenang menuju titik sekitar 75 hingga 100 meter dari pinggir danau utnuk menyusul teman-temannya yang berada di tengah danau.
Namun diduga korban mengalami kelelahan saat berenang dan akhirnya tenggelam. Kejadian tersebut disaksikan sejumlah orang di lokasi, sejak sore menjelang senja.
“Korban ditemukan kurang lebih 20 meter dari pinggir danau. Jenazah selanjutnya kami bawa ke IGD untuk kemudian ke kamar mayat guna dilakukan visum. Petugas kepolisian sudah hadir, dan jenazah dibawa oleh petugas PMI menuju RSUD Murjani Sampit,” ujar Multaza, Kamis (26/2) malam.
Tim BPBD Kotim sebelumnya mengerahkan satu unit perahu karet dan lima personel untuk melakukan penyelaman di sekitar titik korban terakhir terlihat. Proses pencarian juga melibatkan unsur relawan dan berkoordinasi dengan timSAR serta aparat kepolisian.
Sementara itu, orang tua korban yang berada di Bagendang telah dihubungi dan segera menuju Sampit setelah menerima kabar kejadian tersebut. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Murjani Sampit untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sebelumnya pada 1 Januari 2026, peristiwa serupa terjadi pada seorang bocah perempuan berusia 12 tahun, yang didapati tewas tenggelam di objek wisata Danau Alam Salju, yang juga lokasi eks galian C, di kawasan Jalan Sudirman Sampit, wilayah Kelurahan Pasir Putih. (yn/oes/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama