Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Puluhan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi dan Doa Bersama, Terkait Kasus Arianto

Syamsudin Danuri • Rabu, 25 Februari 2026 | 23:35 WIB

Photo
Photo

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Puluhan mahasiswa Kotawaringin Barat yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kotawaringin Barat menyampaikan aspirasi ke Mapolres Kobar sekaligus doa bersama terkait kasus meninggalnya Arianto Tawakal, pada 26 Februari 2026.

Aksi yang dimulai sejak pukul 20.30 WIB ini terpusat di dalam halaman kantor Polres Kotawaringin Barat jalan Diponegoro.

Kedatangan mahasiswa disambut Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa dan Asisten 1 Setda Kotawaringin Barat, Tengku Alisyahbana.

Dalam penyampaian aspirasi secara langsung sekaligus penyampaian tuntutan agar menindak secara tegas terhadap anggota yang menjadi penyebab meninggalnya Arianto Tawakal (14) pelajar asal Kabupaten Tual, Maluku.

Tuntutan lain agar hal serupa tidak terjadi kembali apalagi di Kotawaringin Barat.

"Kami berharap pelaku ditindak secara tegas dan kami menuntut jangan sampai hal serupa terjadi kembali termasuk di Kotawaringin Barat," ucap orator.

Hal serupa juga disampaikan secara bergiliran. Usai menyampaikan aspirasi dihadapan Kapolres, para mahasiswa menggelar doa bersama.

Kapolres Kobar, AKBP Theodorus Priyo Santosa pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang menjalankan aksi solidaritas tersebut.

Kapolres juga menjawab dengan tegas jika ada hal-hal yang lain berkaitan dengan penyimpangan anggotanya agar memberikan laporan secara langsung kepadanya sembari menyebutkan nomor ponselnya untuk dicatat.

"Barang kali nanti ada hal yang ingin disampaikan bisa langsung ke nomor Ponsel saya," jelas Theo.

Bahkan Kapolres juga menegaskan jika ada anggotanya melakukan kekerasan dan terbukti secara hukum melakukan pidana maka sanksi jelas akan diterapkan sesuai aturan.

Pantauan dilokasi aksi berjalan damai, mahasiswa juga kembali dengan tertib.(sam)

Editor : Slamet Harmoko
#demo #mahasiswa #doa bersama