PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Pria yang diketahui bernama Buamin (56) ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah barak sewaan di Jalan Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Rabu (25/2) dini hari.
Jenazahnya ditemukan warga dengan kondisi membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap yang menyengat.
Peristiwa ini pertama kali terungkap saat tetangga barak mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat berasal dari arah kamar pria itu. Warga pun melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.
Dari keterangan warga sekitar, Buamin terakhir kali terlihat pada Minggu (22/2) sore, dan diduga kuat telah meninggal dunia lebih dari dua hari, sebelum akhirnya ditemukan.
Garis polisi telah dipasang di area kamar barak untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, dan belum diungkap dari mana asal pria yang didapati tinggal seorang diri itu.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Reskrim AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol menjelaskan, warga sekitar mencium bau menyengat saat melintas di depan barak tersebut.
"Saksi kemudian melaporkan hal tersebut kepada pemilik barak. Lalu pihak kepolisian tiba dan melakukan pembukaan paksa pada akses pintu dan jendela, dan ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," ujarnya.
Petugas pun melakukan penyisiran di sekitar area kamar untuk mencari bukti-bukti penunjang guna mengungkap penyebab pasti kematian pria itu.Proses evakuasi dilakukan dengan protokol kesehatan dan keamanan oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim Emergency Response Palangka Raya dan Rescue LazisMU Kalimantan Tengah.
Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq juga menyampaikan, jenazah ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur di dalam barak. Berdasarkan keterangan saksi Arif Widiyanto, terakhir kali ia terlihat beraktivitas beberapa hari. Namun pada dini hari, saksi mencium bau menyengat dari arah barak itu.
Pihak kepolisian pun belum bisa memastikan,apa pemicu kematian pria tersebut, dan belum mengungkap sejumlah petunjuk di sekitar lokasi penemuan jenazah tersebut.
“Belum ada ditemukan unsur lain atas penemuan jenazah ini, dan masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama