SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Masyarakat Kota Sampit, sebaiknya wajib berhati-hati ketika sedang beraktivitas. Pasalnya, baru beberapa hari memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 H, sejumlah kasus kriminal dilaporkan terjadi di beberapa wilayah tersebut.
Seperti baru-bar ini tadi, salah satu supermarket yang ada di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, mendadak gempar setelah seorang pengunjungnya diduga jadi korban hipnotis hingga uang tunai jutaan rupiah raib.
Menurut informasinya, peristiwa itu terjadi pada Jumat (20/2) malam. Dimana, kejadian bermula saat korban yang merupakan seorang laki-laki datang ke lokasi untuk pergi berbelanja. Namun, saat tiba di area kasir, tiba-tiba seorang perempuan tak dikenal spontan langsung mendekatinya.
"Setelah beberapa saat berbincang, laki-laki ini langsung menyerahkan seluruh uangnya kepada wanita tersebut," kata Herman, selaku saksi di lokasi kejadian, Sabtu (21/2) siang kemarin.
Ia menyebut, korban sempat tak sadar apa yang terjadi. Setelah perempuan berbaju hitam itu pergi, korban kemudian baru menyadari jika uang miliknya telah raib. Sementara, terduga pelaku kemudian melarikan diri dengan cara masuk ke dalam mobil.
"Gak lama pelaku pergi, korban lalu sadar dan berteriak meminta tolong untuk menghentikan perempuan tersebut. Awalnya, kami mengira kalau keduanya merupakan pasangan suami istri yang sedang bertengkar," bebernya.
Akibatnya, korban harus mengalami kerugian mencapai Rp 5 juta. Peristiwa ini pun menjadi pengingat kembali bagi masyarakat agar selalu meningkatkan waspada terutama selama memasuki Bulan Suci Ramadan.
"Pas mendengar korbannya teriak, pelaku ini langsung bergegas melarikan diri dengan cara masuk ke dalam mobil yang didalamnya sudah ada pengemudinya. Diduga, mereka merupakan sindikat," ungkap juru parkir itu. (sir)
Editor : Slamet Harmoko