Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Emak-Emak 'Penguasa Jalan' Picu Kecelakaan Beruntun di Pangkalan Bun

Koko Sulistyo • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:05 WIB
Situasi setelah kecelakaan di Jalan Pasanah Pangkalan Bun, depan SMP 2 Arsel, Kelurahan Madurejo, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (13/2)
Situasi setelah kecelakaan di Jalan Pasanah Pangkalan Bun, depan SMP 2 Arsel, Kelurahan Madurejo, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (13/2)

PANGKALAN BUN,radarsampitjawapos.com- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Pasanah, tepatnya di depan SMP 2 Arut Selatan, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (13/2) pukul 11.15 WIB.

Kecelakaan terjadi akibat keteledoran emak-emak yang selepas menjemput anaknya pulang sekolah, berbelok mendadak tanpa memperhatikan lalulintas dibelakangnya. Kecelakaan itu mengakibatkan sopir truk mendapat perawatan dari PMI Kobar yang datang ke lokasi kejadian.

Kecelakaan di lingkar luar Kota Pangkalan Bun itu, melibatkan truk, mobil Toyota Avanza dan kendaraan roda dua. Truk mengalami kerusakan di bagian kaca depan yang hancur berantakan, dan mobil Avanza di bagian bemper belakang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar Aiptu Hengki Setiawan yang berada di lokasi kejadian setelah mendapat laporan menjelaskan, kejadian bermula saat seorang ibu-ibu yang berada di depan kendaraan berbelok mendadak.

"Di belakangnya ada mobil Avanza yang melaju searah dan langsung mengurangi kecepatan untuk menghindari tabrakan. Namun, truk yang berada tepat di belakang Avanza tidak sempat mengerem," ujarnya.

Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, truk tersebut menabrak bagian belakang Avanza dan membanting setir ke kiri dan menabrak pohon. Benturan keras membuat Avanza terdorong ke depan hingga menyenggol pengendara perempuan yang sebelumnya berbelok mendadak.

Setelah korban luka ringan diberikan pertolongan oleh PMI, personel Satlantas kemudian mempertemukan semua pihak yang terlibat kecelakaan guna menyelesaikan permasalahan secara musyawarah dan kekeluargaan.

“Update-nya, kami hanya mendatangi lokasi dan mempertemukan semua pihak. Mereka sepakat untuk melakukan perbaikan kendaraan masing-masing. Kejadian ini murni kecelakaan lalu lintas dengan kerugian materi," pungkas Hengki. (tyo/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama