Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan periode 8–9 Februari 2026 sebagai waktu rawan cuaca buruk di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sejumlah daerah diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menjelaskan, potensi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Kelvin secara spasial di wilayah Kalimantan Tengah bagian selatan. Kondisi ini berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.
Selain itu, terpantau adanya daerah belokan angin serta perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah.
Fenomena ini memperkuat peluang pertumbuhan awan hujan, terutama dengan dukungan kelembapan udara yang cukup basah dan labilitas atmosfer lokal yang kuat.
Pada Minggu (8/2/2026) dan Senin (9/2/2026), wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya. Sementara itu, pada Sabtu (7/2/2026), BMKG menyatakan belum ada wilayah yang masuk kategori berpotensi hujan lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung. Dampak yang perlu diantisipasi antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. (oes)
Editor : Slamet Harmoko