PALANGKA RAYA, radarsampitjawapos.com – Warga di sekitar ruas Jalan Tjilik Riwut Kilometer 50, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas, Kamis (5/2).
Hingga saat ini, jenazah tersebut masih berstatus Mr. X. Satu-satunya ciri yang dapat dikenali adalah tato bergambar tengkorak di lengan kanan korban. Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas diri dan hanya mengenakan celana.
Jenazah ditemukan tergeletak di jalan aspal dalam kondisi memprihatinkan. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas atau mengandung unsur tindak pidana.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Belum bisa disimpulkan apakah ini kecelakaan lalu lintas atau ada unsur pidana. Kondisi korban ditemukan di pinggir jalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Luka paling serius berada di bagian kepala, sementara pada bagian tubuh lainnya terdapat luka yang masih didalami penyebabnya.
“Memang ada luka yang menyerupai bekas senjata tajam, namun kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, apakah akibat luka-luka tersebut atau karena faktor lain,” jelas Hafiizh.
Informasi penemuan mayat tersebut berawal dari laporan warga kepada petugas Satuan Lalu Lintas. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara.
“Kepala korban ditemukan dalam kondisi terlindas. Identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan dokumen apa pun,” tambahnya.
Saat ini, jenazah telah dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Bukit Batu.
“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, silakan datang ke kantor polisi untuk membantu proses identifikasi,” pungkas Hafiizh. (*)
Editor : Slamet Harmoko