Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Malam Jumat Membara! Sekolah dan Rumah di Gunung Mas Ludes Terbakar

Arham Said • Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26 WIB
BERKOBAR : Api berkobar menghanguskan bangunan sekolah dan satu rumah warga, di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kamis (29/1/2026) malam. FOTO : HUMAS POLRES GUMAS/RADAR SAMPIT
BERKOBAR : Api berkobar menghanguskan bangunan sekolah dan satu rumah warga, di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kamis (29/1/2026) malam. FOTO : HUMAS POLRES GUMAS/RADAR SAMPIT

KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com - Kebakaran besar menghanguskan sejumlah bangunan di jalan lintas Kuala Kurun-Palangka Raya, tepatnya di RT 006/RW 002, Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), pada Kamis (29/1/2026) malam pukul 22.00 WIB.

"Api menghanguskan seluruh bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Petak Bahandang dan satu unit rumah," ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kanit Pamapta Ipda Yudi Harjono, Jumat (30/1/2026) siang.

Kejadian bermula ketika saksi Pranklin melihat ada percikan api muncul di sebuah perangkat pengeras suara yang terpasang pada ventilasi sekolah. Meski warga sempat berupaya memindahkan perangkat tersebut ke luar bangunan sekolah, namun upaya itu tidak berhasil.

"Si jago merah dengan cepat membesar membakar seluruh bangunan sekolah yang berkonstruksi kayu itu, hingga merembet ke rumah warga yang berada tepat di belakang sekolah," terangnya.

Upaya pemadaman dilakukan tim gabungan dari Polres Gumas dan petugas pemadam kebakaran (damkar). Selain itu, dilakukan pengamanan area dan membantu proses evakuasi.

"Kami mengedepankan keselamatan warga sekitar. Beberapa jam kemudian, api berhasil dipadamkan," ujarnya.

Akibat insiden tersebut, bangunan sekolah dan satu rumah warga mengalami kerusakan berat, dengan estimasi kerugian materil mencapai kurang lebih Rp 200 juta.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut," katanya.

Saat ini, lanjut dia, kepolisian telah mengumpulkan keterangan para saksi, termasuk Kepala Desa Petak Bahandang Dediyanto dan Kepala Sekolah Dawid E. Kaharap, serta memasang garis polisi untuk cegah masyarakat memasuki area bangunan yang rentan runtuh.

"Proses penyelidikan lebih lanjut ditangani secara intensif oleh Polsek Kurun, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," tegasnya.

Dia mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan dan masyarakat, untuk rutin memeriksa instalasi kelistrikan di bangunan yang sudah tua, sehingga mencegah potensi arus pendek yang dapat memicu kebakaran. (arm/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#sekolah #ludes dilahap api #kebakaran #Membara #rumah