SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengalami kekurangan air bersih seiring musim kemarau yang berdampak pada menurunnya ketersediaan sumber air, terutama di wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM.
Kondisi ini salah satunya dirasakan warga Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Berdasarkan surat permohonan resmi Pemerintah Desa Bagendang Permai tertanggal 26 Januari 2026, disebutkan bahwa sebagian warga, khususnya di RT 001/RW 001, hanya mengandalkan air hujan dan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
Saat musim kemarau, sumber tersebut tidak lagi mencukupi sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan distribusi air bersih ke wilayah terdampak.
“Giat hari ini, telah diluncurkan lima unit water tangki dengan total kapasitas 22 ribu liter untuk Desa Bagendang Permai,” ujar Multazam, Kamis (29/1/2026).
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima surat permohonan dari pemerintah desa.
“Baru kemarin surat kami terima, dan langsung kami tindak lanjuti dengan pendistribusian air bersih,” tambahnya.
BPBD Kotim mengimbau masyarakat untuk tetap menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau berlangsung, serta berharap adanya dukungan lintas sektor untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal. (oes)
Editor : Slamet Harmoko