NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com- Kematian tragis Hetty Noviani (29) di tangan pacarnya arif (30), masih menyisakan duka mendalam, terutama bagi kedua anaknya yang masih kecil. Salah satunya berusia 8 tahun dan duduk di bangku kelas 2 SD, sementara yang lainnya baru sekitar 3 tahun.
Sejumlah warga Kabupaten Lamandau tergerak untuk memberikan bantuan. Salah satunya adalah kelompok UMKM Lamandau, yang membuka donasi selama dua hari. Hasilnya terkumpul uang jutaan rupiah untuk membantu kedua anak korban.
“Kami kasihan dengan anak korban. Anak sekecil itu sudah ditinggal kedua orang tuanya. Semoga diberi ketabahan dan diangkat derajatnya. Semoga orang-orang di sekitarnya bisa menyayanginya,” ujar Kurnia, salah satu relawan pengumpul donasi dari UMKM Lamandau.
Selain itu, pihak sekolah anak korban juga membuka donasi. Selama dua hari, siswa dan orang tua diajak menyisihkan sebagian uang saku untuk membantu teman mereka yang sedang terkena musibah.
“Anaknya pintar dan mandiri. Kadang diantar ibunya berangkat sekolah, kadang juga berjalan kaki bersama temannya. Dia sebenarnya anak pindahan baru, baru sekitar 3–4 bulan bersekolah di sini,” ungkap salah satu guru SD di Nanga Bulik.
Hingga dua hari setelah kejadian, anak korban belum kembali ke sekolah. Bantuan dari teman-teman sekelas direncanakan akan diserahkan saat anak tersebut kembali bersekolah. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama