PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Seorang warga di Jalan Banteng XIII, Palangka Raya nyaris jadi bulan bulanan kawanan tawon vespa. Sarang binatang itu diketahui berada di bawah atap teras rumahnya.
Keberadaan sarang baru disadari pemilik rumah saat hendak menaikkan sepeda motor ke teras. “Tiba-tiba datang segerombolan tawon vespa mengelilingi kepala pemilik rumah. Karena panik dan merasa tidak nyaman, sempat ditepis menggunakan tangan,” ujar koordinator Tim Rescue Damkar Palangka Raya Sucipto, yang menerima laporan warga itu.
Kemudian lanjutnya, akibat tindakan tersebut, jumlah tawon justru semakin banyak dan mengejar pemilik rumah hingga ke jalan depan. Korban sempat berlari sejauh sekitar 50 meter, namun tetap disengat sebanyak tiga kali, masing-masing dua sengatan di bagian kepala dan satu di bagian tubuh belakang.
Korban kemudian mengonsumsi obat dan mengalami rasa nyeri selama satu malam. Beruntung, pada keesokan harinya kondisi korban membaik dan kembali sehat. Atas kejadian itu, pemilik rumah melaporkan ke Damkar untuk penanganan lebih lanjut.
“Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya kembali diterjunkan dan berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa tersebut dalam waktu sekitar satu jam,” tuturnya.
Di lokasi terpisah, Tim Rescue Dinas Damkar Kota Palangka Raya juga mengevakuasi sarang tawon yang dilaporkan pihak RSIA Yasmin di Jalan Cilik Riwut Km 1, Palangka Raya.
Proses penanganan dilakukan malam hari dan masing-masing evakuasi selesai dalam waktu sekitar satu jam,Minggu (18/1/2026).
Sucipto menjelaskan, Sarang tawon vespa berdiameter sekitar 30 sentimeter ditemukan menempel pada dahan pohon ketapang tepat di gerbang pintu masuk rumah sakit.
“Belum ada korban sengatan di lokasi RSIA Yasmin. Namun karena berada di area pelayanan publik, pihak rumah sakit segera melapor agar aktivitas dapat berjalan normal dan aman,”ujarnya,Senin (19/1/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Damkar langsung melakukan evakuasi sarang tawon. Proses penanganan berjalan lancar dan berhasil dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan korban.
Sucipto pun mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sarang tawon secara mandiri karena berisiko tinggi. “Jika menemukan sarang tawon vespa, segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani dengan aman,” pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama