Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Deteksi 15 Hotspot di Kotim, Terbanyak di Mentaya Hulu

Usay Nor Rahmad • Kamis, 15 Januari 2026 | 10:50 WIB

Kebakaran lahan di Kotim. (BPBD Kotim)
Kebakaran lahan di Kotim. (BPBD Kotim)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H. Asan mendeteksi 15 titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam pemantauan 24 jam terakhir hingga 14 Januari 2026.

Dari total tersebut, Kecamatan Mentaya Hulu menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak.

Berdasarkan data BMKG, sebaran hotspot meliputi Mentaya Hulu sebanyak lima titik, disusul Telawang empat titik.

Sementara Tualan Hulu dan Cempaga masing-masing terpantau dua titik panas. Adapun Antang Kalang, Bukit Santui, dan Telaga Antang masing-masing tercatat satu titik.

Seluruh hotspot tersebut terdeteksi melalui pantauan satelit NOAA20 dan SNPP dengan radius kemungkinan sekitar 1.125 meter.

Mayoritas titik panas diklasifikasikan dalam tingkat kepercayaan menengah dengan tipe pixel hotspot.

Selain pemantauan hotspot, BMKG juga mencatat adanya pertumbuhan awan yang cukup signifikan pada pukul 07.00 WIB di sejumlah wilayah Kotim, antara lain Kecamatan Antang Kalang, Telaga Antang, Telawang, Seranau, Pulau Hanaut, serta Mentawa Baru Ketapang. Informasi tersebut diperoleh dari analisis citra satelit Himawari-9.

Meski demikian, hasil analisis potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk periode 15–16 Januari 2026 menunjukkan bahwa seluruh wilayah Kalimantan Tengah masih berada pada level aman.

BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang terpantau berulang muncul hotspot.

Penguatan koordinasi antara BPBD, aparat desa, dan masyarakat dinilai penting guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#titik panas #karhutla kotim #hotspot #BMKG #karhutla