SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Satuan Reserse Krimina Polres Kotim tengah memburu kawanan begal yang menggasak uang ratusan juta rupiah di jalan perkebunan kelapa sawit, Desa Kabuau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim.
"Kasus ini sedang ditangani oleh pihak Satreskrim Polres Kotim," kata Kapolsek Parenggean AKP Danny Saputra saat dihubungi Radar Sampit, Minggu (11/1) siang.
Akibat pembegalan itu, uang senilai Rp 551 juta raib dibawa pelaku. Menurut Danny, saat ini korban sudah melaporkan kejadian itu ke Polisi. Tim tengah bergerak cepat untuk memburu para kawanan pelaku kejahatan itu.
"Tim dari Polres Kotim sudah bergerak dan ada berkoordinasi dengan kami juga. Anggota saat ini disebar memburu kawanan pelaku," terangnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso telah membenarkan tentang aksi begal itu. Namun, hingga kini ia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kronologi perampokan menggunakan senjata api itu.
"Benar. Saat ini kasusnya sedang kami tangani," ucap Sugiharso melalui pesan WhatsApp.
Informasi di lapangan, aksi begal itu terjadi pada Sabtu (10/11) pagi. Dimana, kejadian bermula saat korban bernama Panji, yang merupakan karyawan CV SJB, ini dicegat oleh 4 orang tak dikenal saat melintas di kebun PT Sawitmas.
Akibatnya, uang ratusan juta rupiah hasil pembayaran angkutan sawit, yang dibawa Panji menggunakan sepeda motor itu, diambil paksa oleh kawanan pelaku.
Meski sempat ditodong menggunakan senjata api, nyawa korban dilaporkan selamat. Peristiwa itu lalu diketahui oleh petugas security PT KIU Group Makin dan melaporkan kejadian itu kepada Polisi.
"Saat ini anggota masih di lapangan. Jika ada informasi lebih lanjut akan kami sampaikan. Yang jelas, korbannya selamat. Namun, uang yang dibawanya dilaporkan hilang diduga dicuri kawanan pelaku," tutupnya. (sir)
Editor : Slamet Harmoko