Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Haul Kiai Gede di Kotawaringin Lama Diprediksi Dihadiri 30 Ribu Jemaah

Koko Sulistyo • Jumat, 9 Januari 2026 | 08:05 WIB
Makam Kiai Gede di Kecematan Kotawaringin Lama setelah pemugaran.
Makam Kiai Gede di Kecematan Kotawaringin Lama setelah pemugaran.

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Pelaksanaan Haul Kiai Gede yang akan digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, diprediksi dihadiri sekitar 30 ribu jemaah. Perkiraan tersebut berkaca pada jumlah kehadiran jemaah pada pelaksanaan tahun sebelumnya.

Ribuan jemaah diperkirakan datang dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah, bahkan dari provinsi tetangga. Hingga saat ini, panitia terus mematangkan berbagai persiapan guna menyambut para jemaah.

Sekretaris Panitia Haul Kiai Gede, Gusti Hamdan, mengatakan sejumlah persiapan utama telah rampung. “Pemasangan tenda dan sound system sudah selesai. Untuk fasilitas pendukung lain, seperti toilet portabel, dijadwalkan mulai dipasang pada Jumat,” ujarnya.

Wakil Sekretaris Panitia Dwi Harno menambahkan, panitia telah berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Barat.  Kepolisian telah melakukan asesmen lokasi, termasuk menyiapkan skema pengamanan serta rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan jemaah pada hari pelaksanaan.

Panitia juga menaruh perhatian pada penyediaan kantong parkir. “Seluruh kantong parkir sudah disiapkan. Hingga hari ini panitia masih memasang spanduk penunjuk arah agar jemaah lebih mudah menuju lokasi parkir dan lokasi haul,” katanya. 

kiBaca Juga: Pemkab Kotawaringin Barat Batasi Aktivitas Kendaraan Besar saat Haul Akbar Kyai Gede

Terkait undangan, panitia telah mengundang sejumlah pejabat, mulai dari bupati hingga Gubernur Kalimantan Tengah. Selain itu, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin juga diundang karena merupakan warga asli Kotawaringin Barat. Sementara bupati yang telah memastikan kehadiran di antaranya Bupati Sukamara dan Bupati Lamandau.

Untuk akses jalan, khususnya jalur Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, panitia bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan sejumlah perusahaan telah melakukan pembenahan. Secara umum kondisi jalan terpantau aman, namun jemaah diimbau tetap berhati-hati saat menuju lokasi.

Dwi Harno menambahkan, pada pelaksanaan tahun lalu jumlah jemaah tercatat lebih dari 30 ribu orang berdasarkan data sinyal ponsel. Tahun ini, jumlah tersebut diperkirakan sama atau bahkan meningkat.

 “Kami mohon doa agar acara berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, serta Kalimantan Tengah secara umum,” ujarnya.

Rangkaian acara Haul Kiai Gede diawali dengan pembacaan tahlil, kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang akan disampaikan oleh Habib Muhammad bin Husein Al Habsy.

Perlu diketahui, Kiai Gede adalah tokoh ulama legendaris yang sangat penting dalam sejarah perkenalan dan penyebaran agama Islam di wilayah Kotawaringin Lama dan sekitarnya. Dia dianggap sebagai penyebar Islam pertama di kawasan ini dan sosok yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat.

Selain berdakwah, Kiai Gede bersama para pengikutnya berperan dalam merintis permukiman yang kemudian berkembang menjadi pusat kehidupan masyarakat Islam di Kotawaringin Lama. 

Jejak perjuangan dan penyebaran Islam Kiai Gede terlihat paling nyata pada keberadaan Masjid Kiai Gede di Kotawaringin Lama. Masjid dibangun pada awal abad ke‑17 dan kini menjadi salah satu bukti fisik utama sejarah Islam di Kalimantan Tengah. 

Masjid inilah yang kemudian diabadikan dengan nama Kiai Gede, sebagai penghormatan atas jasa‑jasanya dalam menyebarkan Islam di wilayah tersebut. 

Makam Kiai Gede juga menjadi tempat ziarah penting bagi masyarakat setempat maupun dari luar daerah, khususnya pada acara haul tahunan untuk mengenang perjuangan beliau.   Sosoknya masih dijadikan inspirasi dalam ajaran Islam dan kehidupan sosial oleh masyarakat Kalimantan Tengah, terutama nilai‑nilai kerendahan hati, ilmu agama, dan toleransi.    (sam/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#haul #kotawaringin lama #kiai gede