Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ular di Belakang Mimbar Masjid Masjid Jami Nurul Huda Hebohkan Jemaah

Koko Sulistyo • Kamis, 8 Januari 2026 | 08:15 WIB
PENANGANAN : Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya melakukan evakuasi ular di kawasan padat penduduk, Jumat (06/09/24).  ISTIMEWA/RADAR PALANGKA
PENANGANAN : Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya melakukan evakuasi ular di kawasan padat penduduk, Jumat (06/09/24).  ISTIMEWA/RADAR PALANGKA

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat mengevakuasi seekor ular yang masuk ke Masjid Jami Nurul Huda, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.

Ular sepanjang sekitar satu meter tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas masjid saat melakukan kegiatan bersih-bersih. Satwa itu terlihat berada di belakang mimbar khutbah sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan jemaah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Markas Komando Damkar Kotawaringin Barat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan ke lokasi.

“Petugas mendapati ular masih berada di belakang mimbar khutbah. Setelah dilakukan identifikasi, ular tersebut diketahui berjenis ular sawo kopi (Coelognathus flavolineatus) dengan panjang kurang lebih satu meter,” ujarnya. 

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan sesuai prosedur penyelamatan satwa. Dalam waktu sekitar dua menit, petugas berhasil mengamankan ular tersebut ke dalam ember khusus.

Menurut Dwi Agus, respons cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Damkar Kotawaringin Barat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam penanganan kebakaran maupun penyelamatan nonkebakaran.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan satwa liar, terutama di area fasilitas umum dan rumah ibadah.

“Jangan melakukan penanganan sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan,” pungkasnya.
(tyo/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#Kotawaringin Barat (Kobar) #ular