Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Nenek Renta Diserang Beruang, Luka Parah di Wajah, Seperti Ini Kronologinya...

Koko Sulistyo • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:01 WIB
DISERANG BERUANG: Korban saat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Semanggang, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar, Selasa (6/1/2026) (Slamet Harmoko/Radar Sampit)
DISERANG BERUANG: Korban saat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Semanggang, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar, Selasa (6/1/2026) (Slamet Harmoko/Radar Sampit)
 
PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Seorang nenek warga Dusun Semanggang, RT 08, RW 02, Desa Pangkalan Banteng, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menderita luka di wajahnya akibat serangan beruang liar saat beraktivitas di kebun kelapa sawit, Selasa (6/1) pukul 10.30 WIB.
 
Serangan beruang madu terjadi ketika korban Nuriapul BR Hutabarat (62) sedang panen kelapa sawit di kebun miliknya bersama dengan Azis Rof (29) yang berprofesi sebagai pemanen buah kelapa sawit.
 
Pada saat korban dan Azis sedang panen sawit mereka terkejut dari semak-semak muncul seekor beruang, Azis sempat mengingatkan nenek Nuriapul agar berhati-hati lantaran ada seekor beruang.
 
Baca Juga: Warga Semanggang Pangkalan Banteng Nyaris Tewas Diserang Beruang Liar
 
Namun, sesaat kemudian Azis mendengar teriakan minta tolong nenek Nuriapul, ia kemudian berlari mendekat dan melihat nenek diserang beruang liar tersebut.
 
Azis berusaha menolong sampai beruang kemudian lari meninggalkan nenek Nuriapul yang sudah bersimbah darah di wajahnya.
 
Korban kemudian ia bawa ke Puskesmas Semanggang terdekat untuk pertolongan pertama, dan kemudian oleh dirujuk ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
 
Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto menyampaikan, mendapat laporan adanya serangan beruang mereka kemudian mendatangi tempat kejadian, dan berkoordinasi dengan SKW II Pangkalan Bun, BKSDA Kalteng.
 
Baca Juga: Tragis! Cemburu Buta, Suami Bunuh Istri di SP2 Kabupaten Kutim, Korban Penuh Luka Akibat Senjata Tajam
 
"Kita kemudian berkoordinasi dengan SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng untuk melakukan pencarian terhadap beruang tersebut," tegasnya.
 
Menurutnya, saat ini mereka mendapat beberapa laporan penampakan beruang di permukiman masyarakat, diantaranya di Karang Mulya dan Sungai Hijau.
"Bahkan kebun jagung kita gagal panen juga akibat diserang oleh beruang, habis tanamannya," imbuhnya.
 
Kepala SKW II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, Dendi Sutiadi mengatakan, atas peristiwa yang terjadi tim Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW II BKSDA Kalteng telah menerjunkan tim untuk melakukan rescue terhadap beruang liar bersama kepolisian setempat.
 
Baca Juga: Cekcok Berdarah Pasutri di Kebun Sawit Agrinas, Diduga Percobaan Bunuh Diri, Begini Kronologis Kejadiannya..
 
Mereka melakukan observasi dengan membawa senjata bius, pencarian dilakukan hingga radius 5 kilometer dari tempat kejadian serangan beruang. Selain itu mereka juga melakukan pemasangan jebakan beruang.
 
Diakuinya bahwa saat ini banyak laporan beruang yang masuk ke call center mereka. Untuk itu ia berharap untuk masyarakat yang beraktifitas di kebun harus hati-hati apabila membuka lahan.
 
"Karena tidak menutup kemungkinan beruang ada sekitar semak-semak dan kami juga berharal sebelum membuka lahan agar tidak dilakukan sendiri harus ada pendamping keluarga atau bersama-sama dengan masyarakat lain, dan selalu membawa tongkat kayu untuk menghalau serangan beruang dan satwa liar," pungkasnya. (tyo)
Editor : Slamet Harmoko
#diserang beruang #semanggang #luka parah #nenek #wajah