SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Area perkebunan kelapa sawit di PT. Agrinas Palma Nusantara, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendadak gempar, Senin (5/1/2026) siang sekira pukul 14.00 WIB.
Seorang pria Viktor Nanggur (30) asal Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) ditemukan kondisi menggenaskan, bersimpah darah di bagian leher.
Peristiwa menghebohkan itu sempat beredar di media sosial (medsos). Dalam video tampak Viktor mengalami luka parah di bagian leher akibat sayatan senjata tajam (sajam). Korban dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasatreskrim Polres Kotim AKP Sugiharso membenarkan tentang peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polsek Sungai Sampit itu. Pihaknya melakukan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Benar kejadian itu, Korban merupakan warga asal Lamandau. Dan dikabarkan sudah lama tinggal di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU)," terangnya.
Motif Masalah Rumah Tangga
Kepolisian mengungkap dugaan motif kejadian di areal kebun sawit PT Agrinas Palma Nusantara, Dusun Rongkang, Desa Natai Baru, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotim.
Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban Viktor Nanggur (30) mengalami luka parah setelah cekcok dengan keluarga.
Selama ini korban tinggal bersama dengan istrinya Klara Susanti. “Untuk dugaan sementara saat kejadian korban sempat terjadi cekcok dengan kerabat," kata Edy.
Edy menegaskan kasus ini masih mereka tangani. “Pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk istri korban terus berjalan untuk kepentingan proses hukum,” tegasnya.
Baca Juga: Maling di Sampit Ditangkap Saat Kendarai Motor Curian
Dugaan Percobaan Bunuh Diri
Informasi lain menyebutkan luka sayat mengerikan itu akibat ulah Viktor Nanggur (30) sendiri alias berupaya melakukan percobaan bunuh diri setelah terlibat percekcokan dengan Klara, istrinya.
Sebelum dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit, korban sempat dievakuasi ke klinik Agrinas Palma Nusantara. Korban ketika itu diantar oleh istrinya menggunakan sepeda motor.
Korban ditangani sementara oleh petugas medis klinik, dikarenakan keadaannya kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit.
Baca Juga: Pencuri Dibekuk Polisi, Barang Bukti Dibuang Pelaku
Korban Luka Tusuk, Kondisi Masih Kritis
Viktor Nanggur (30), korban pembacokan masih menghadapi masa kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Murjani Sampit.
Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany melalui Kabid Pelayanan Medik dr Anggun Iman Hernawan Sp OK membenarkan bahwa pasien bernama Viktor Nanggur (30) masih menjalani perawatan intensif.
"Pasien datang sudah dalam kondisi penurunan kesadaran sejak jam 12 siang dan ditemukan luka tusuk di leher bagian depan dengan pendarahan hebat," kata dr Iman saat ditemui di RSUD dr Murjani Sampit, Selasa (6/1/2026).
Kata Iman, setelah diterima di IGD, petugas medis yang bertugas melapor ke dokter bedah untuk penanganan lebih lanjut.
"Operasi debridement dan eksplorasi dilakukan jam 15.47 untuk membersihkan luka, menjahit luka dengan kedalaman 4 cm dan lebar luka 1 cm di regio colli anterior dextra atau area leher depan bagian kanan," jelasnya.
Hingga saat ini, pasien masih dalam penanganan intensif di Ruang ICU.
"Kondisi pasien sampai dengan saat ini masih kritis. Karena, darah yang keluar cukup banyak. Mudah-mudahan pasien bisa selamat melewati masa kritisnya," tandasnya.
Pantauan Radar Sampit, tak ada satupun pihak keluarga korban yang bisa dimintai keterangan, dikarenakan tidak ada yang menunggu pasien di RSUD dr Murjani Sampit.
"Tadi pagi (kemarin) memang ada pihak perusahaan yang datang menjenguk. Kalau siang ini keluarga pasien tidak ada, kemungkinan sore atau malam baru datang," ucap petugas medis di ruang ICU. (sir/hgn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor