SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Iskandar Kotawaringin Barat merilis prakiraan pasang surut harian di Teluk Sampit, malam ini hingga Senin (5/1/2026).
Hasilnya, pasang laut tertinggi diperkirakan terjadi pada malam hari dengan ketinggian mencapai sekitar 3 meter.
Berdasarkan grafik pasang surut, muka air laut mulai meningkat signifikan sejak sore hari. Puncak pasang diprediksi terjadi pada rentang pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, dengan ketinggian maksimum sekitar 3,0 meter di atas Mean Sea Level (MSL).
Sementara itu, kondisi surut terendah diperkirakan terjadi pada siang hari, sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, dengan ketinggian air laut hanya berkisar 0,2 meter.
Setelah itu, air laut kembali mengalami kenaikan secara bertahap hingga malam hari.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi air di wilayah Teluk Sampit agar mewaspadai potensi dampak pasang tinggi, terutama pada malam hari.
Aktivitas bongkar muat di pelabuhan kecil, tambatan perahu, serta kawasan permukiman rendah di bantaran sungai berpotensi terdampak genangan.
“Pasang tinggi ini merupakan fenomena pasang surut harian yang dipengaruhi posisi bulan dan matahari. Namun masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam puncak pasang,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Data prakiraan pasang surut tersebut bersumber dari Pushidros TNI AL dan digunakan sebagai acuan keselamatan aktivitas kelautan dan pesisir di wilayah Kotawaringin Timur dan sekitarnya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko