KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Menutup kalender kerja 2025, Polres Seruyan membuka rapor kinerjanya ke publik.
Mulai dari kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, hingga perang melawan narkoba, semua dipaparkan secara terbuka dalam Press Release Akhir Tahun, Rabu (3/12).
Forum keterbukaan ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Seruyan, perwakilan instansi terkait, serta insan pers.
Kapolres Seruyan AKBP Han’s Itta Papahit membeberkan data penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025. Hasilnya, angka kriminalitas menunjukkan tren menurun.
Jumlah tindak pidana tercatat turun 0,92 persen, dari 218 kasus pada 2024 menjadi 216 kasus di 2025. Menariknya, tingkat penyelesaian perkara justru melonjak tajam hingga 29,57 persen.
“Ini menunjukkan peningkatan efektivitas penanganan perkara oleh jajaran Polres Seruyan,” ujar Kapolres dalam paparannya.
Pada sektor lalu lintas, angka kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan. Sepanjang 2025, kecelakaan lalu lintas turun 28,79 persen, dengan korban meninggal dunia berkurang dari 12 orang menjadi 10 orang.
Meski demikian, Kapolres mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama terkait meningkatnya jumlah korban luka ringan dan luka berat.
Di sisi lain, pengungkapan kasus narkotika justru meningkat. Sepanjang 2025, Polres Seruyan berhasil mengungkap 34 kasus narkoba, naik 6,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Yang paling mencolok, tingkat penyelesaian perkara narkotika melonjak hingga 200 persen.
Sejumlah kasus besar turut disorot. Di antaranya pengungkapan pencurian massal tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT Agro Karya Prima Lestari dengan 27 tersangka.
Pengungkapan kasus pembunuhan di Rantau Pulut yang berhasil ditangani kurang dari 24 jam, hingga pengungkapan peredaran sabu di areal perkebunan sawit dengan barang bukti 48,62 gram.
Tak hanya fokus penegakan hukum, Polres Seruyan juga menjalankan sejumlah program sosial dan nasional.
Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah membangun dua unit, satu di antaranya sudah beroperasi. Selain itu, delapan unit SPPG 3T telah memasuki tahap ground breaking di berbagai wilayah Seruyan.
Program bedah rumah juga direalisasikan dengan merenovasi dua unit rumah warga kurang mampu di wilayah Seruyan Hilir.
Dalam kemitraan dengan media, Polres Seruyan rutin menggelar Warta Awards sebagai bentuk apresiasi kepada jurnalis, dengan agenda lanjutan dijadwalkan pada Januari 2026.
Namun demikian, Kapolres tak menutup mata terhadap pelanggaran internal. Sepanjang 2025 tercatat dua pelanggaran disiplin dan empat pelanggaran kode etik profesi. Dari jumlah tersebut, dua personel dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
“Press release ini bukan sekadar laporan, tetapi momentum refleksi. Apa yang kurang akan kami perbaiki, dan yang sudah baik akan kami tingkatkan,” tegas Kapolres. (rdw)
Editor : Slamet Harmoko