Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

2025 Kriminalitas di Kobar Menurun, Tapi Kasus Sawit dan Narkoba Masih jadi Perhatian Publik

Koko Sulistyo • Kamis, 1 Januari 2026 | 02:30 WIB
Polres Kobar menggelar press release akhir tahun 2025 di aula Polres Kobar, Rabu (31/12)
Polres Kobar menggelar press release akhir tahun 2025 di aula Polres Kobar, Rabu (31/12)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar press release capaian kinerja akhir tahun 2025 yang berlangsung di Aula Polres Kobar, Rabu, 31 Desember 2025.

Kegiatan jumpa pers tersebut dipimpin oleh Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa didampingi Kabagops serta jajaran.

Dalam paparannya, Kapolres Kobar menyampaikan sepanjang tahun 2025 jumlah kasus kejahatan secara umum mengalami penurunan.

Total kasus yang ditangani Polres Kobar tercatat sebanyak 457 perkara, turun 10,22 persen dibandingkan tahun 2024.

“Secara umum angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Kobar pada tahun 2025 mengalami penurunan. Ini tidak lepas dari kerja keras anggota serta dukungan dan peran aktif masyarakat,”ujarnya.

Namun demikian, Kapolres mengungkapkan terdapat beberapa jenis kasus yang cukup menyita perhatian publik, salah satunya pencurian buah kelapa sawit.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Polres Kobar menangani sebanyak 84 perkara pencurian sawit dengan total 132 orang tersangka.

Selain itu, untuk kasus narkotika pada tahun 2025 mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat sebanyak 75 perkara, sementara pada tahun 2024 sebanyak 72 perkara.

“Untuk barang bukti narkotika yang berhasil diamankan selama tahun 2025 yakni sabu seberat 1.085,04 gram serta 24 butir pil ekstasi,” jelas Kapolres.

Sementara itu, data kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 87 perkara laka lantas, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 73 perkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kobar juga menyampaikan dukungan Polres Kobar terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam Program Ketahanan Pangan.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program penanaman jagung dengan sistem monokultur, tumpangsari, serta program satu desa satu hektare.

“Total lahan jagung yang sudah tertanam mencapai 343,16 hektare dengan hasil panen sebesar 622,94 ton. Ini merupakan bentuk kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya.

Tak hanya itu, Polres Kobar juga turut mendukung program pasar murah bekerja sama dengan Bulog. Dari program tersebut, tercatat penjualan beras mencapai 161.750 kilogram atau sekitar 161,75 ton kepada masyarakat.

Kapolres juga memaparkan dua kasus menonjol yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat selama tahun 2025. Kasus pertama yakni pencurian dengan pemberatan (curat) pecah kaca mobil di Jalan Pangeran Antasari, Pangkalan Bun, dengan nilai kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Dalam kasus tersebut, kami berhasil mengamankan tiga orang tersangka berkat bantuan dan informasi dari masyarakat,” ungkapnya.

Kasus menonjol kedua yakni tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang awalnya hanya satu laporan polisi, kemudian berkembang menjadi kurang lebih 12 laporan polisi.

Dalam penanganan kasus curanmor tersebut, Polres Kobar juga menggandeng pemerintah desa untuk mengimbau warga agar menyerahkan kendaraan yang dibeli dari para tersangka.

"Dari upaya tersebut, berhasil dikumpulkan barang bukti sebanyak 80 unit sepeda motor," pungkasnya. (tyo)

Editor : Slamet Harmoko
#menurun #kobar #2025 #kriminalitas #2026