Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Polres Kotim Terima Penghargaan PWI Pusat, sementara PWI Kotim Agendakan OKK dan UKW di 2026

Rado. • Selasa, 30 Desember 2025 | 22:10 WIB
Penyerahan penghargaan PWI Pusat kepada Polres Kotim, yang dilakukan Ketua PWI Kalteng M. Zainal didampingi Ketua PWI Kotim Siti Fauziah dan Sekjen PWI Kotim, Nako.
Penyerahan penghargaan PWI Pusat kepada Polres Kotim, yang dilakukan Ketua PWI Kalteng M. Zainal didampingi Ketua PWI Kotim Siti Fauziah dan Sekjen PWI Kotim, Nako.

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Komitmen Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung kebebasan pers yang profesional dan ber-etika mendapatkan apresiasi nasional dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.  Berupa piagam penghargaan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber daya wartawan dan kegiatan sosial PWI.

Penghargaan diserahkan Ketua PWI Kalteng M. Zainal dalam kegiatan Konferensi Kerja Daerah (Konkerda), yang juga dihadiri Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang di Palangka Raya, (29/12).

Piagam penghargaan diterima oleh Kepala Seksi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, yang mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain.

Kegiatan itu juga dibarengi dengan penganugerahan Anggota Kehormatan PWI kepada Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang turut hadir bersama sejumlah pejabat pemprov, serta anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) Kalteng.

AKP Edy Wiyoko mewakili Kapolres Kotim menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Polres Kotim dalam membangun hubungan yang terbuka dan profesional dengan insan pers.

Polres Kotim menjadi satu-satunya Polres di Kalteng yang menerima penghargaan dari PWI Pusat dalam kegiatan tersebut.

“Polres Kotim secara konsisten mendorong pola kemitraan yang menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi, saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing, serta menjaga independensi pers dalam menjalankan kerja jurnalistik,” ujar Edy.

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir juga mengingatkan insan pers agar tetap menjaga marwah profesi di tengah berbagai tekanan dan kepentingan. Wartawan diminta menghindari praktik-praktik yang mencederai etika, seperti pemerasan atau penyalahgunaan profesi.

“Kerja jurnalistik harus dilakukan secara profesional, tanpa niat buruk, serta berpegang pada prinsip akurasi dan keberimbangan. Pemberitaan yang bertanggung jawab adalah bagian dari tugas mulia wartawan dalam melayani kepentingan publik,” tegasnya.

Diharapkannya, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pers, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong terciptanya iklim pemberitaan yang sehat, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Sementara itu di tahun 2026 mendatang, ada salah satu agenda besar PWI Kalteng, yang akan dilaksanakan jajaran PWI Kotawaringin Timur (Kotim). Yaitu Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Se Kalteng.

Ketua PWI Kotim Siti Fauziah menyampaikan, kehadiran jajarannya dalam forum konkerda itu merupakan langkah strategis, agar peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan daerah mendapat perhatian serius dari pengurus PWI tingkat provinsi dan pusat.

“PWI Kotim hadir dan menyampaikan langsung aspirasi agar OKK dan UKW untuk wartawan di Kotim dapat dipastikan masuk agenda tahun 2026. Ini penting sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan kompetensi wartawan,”ujar Siti.

Dijelaskannya, OKK menjadi pintu awal penguatan pemahaman wartawan terhadap kode etik jurnalistik, aturan organisasi, serta peran pers dalam kehidupan demokrasi. Sementara UKW dibutuhkan untuk memastikan wartawan memiliki standar kompetensi sesuai ketentuan Dewan Pers.

Siti Fauziah menegaskan, kebutuhan OKK dan UKW di Kotim saat ini cukup mendesak, mengingat masih banyak wartawan yang memerlukan pembinaan berkelanjutan serta sertifikasi kompetensi.

“PWI Kotim siap berkoordinasi dan mendukung penuh pelaksanaan OKK dan UKW, baik dari sisi kesiapan peserta maupun teknis pelaksanaan di daerah,” pungkasnya.

Siti Fauziah berharap, melalui program tersebut, wartawan di Kotim semakin profesional, beretika, dan berkualitas dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.(ang/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#siti fauziah #PWI Kotim #kebebasan pers #Akhmad Munir #uji kompetensi wartawan (ukw) #polres kotim #Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain #PWI Pusat #M. Zainal