SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga di Jalan Pemuda, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, dikejutkan dengan kemunculan seekor biawak berukuran jumbo pada Senin (29/12/2025).
Reptil besar dengan panjang hampir dua meter itu tiba-tiba naik ke daratan di sekitar Kompleks Masjid Jami Noor Agung, tepat menjelang waktu salat dzuhur.
Kemunculan biawak tersebut langsung menjadi perhatian warga dan jemaah yang hendak ke masjid. Banyak yang berhenti untuk melihat lebih dekat karena ukuran hewan itu jauh lebih besar dari biawak yang biasa terlihat di kawasan pemukiman.
Salah seorang warga menceritakan, biawak awalnya terlihat berada di tepi sungai sebelum berhasil ditangkap dan diamankan sementara oleh warga.
"Tadi sempat diikat setelah diambil dari sungai. Tapi karena kasihan, akhirnya kami sepakat melepas kembali," ujar Edi,salah seorang warga.
Proses pelepasan tidak berjalan mulus. Biawak yang tampaknya stres dan merasa terancam menjadi agresif. Warga berusaha melepaskannya menggunakan kayu untuk mendorong agar reptil tersebut kembali ke sungai. Beberapa kali biawak itu melakukan perlawanan hingga suasana sempat menegangkan.
"Agak dramatis juga. Biawaknya besar dan agresif, jadi kita perlahan dorong dengan kayu supaya turun ke sungai," tambah Reza, warga yang lewat.
Meski berhasil kembali ke air, biawak tersebut tidak langsung pergi menjauh. Ia beberapa kali muncul ke permukaan, menampakkan tubuhnya yang besar sehingga kembali mengundang rasa penasaran warga. Tak sedikit yang menyempatkan diri untuk merekam dan memotret momen langka itu.
Biawak yang muncul diduga merupakan biawak air (Varanus salvator), spesies yang umum hidup di bantaran sungai dan rawa-rawa. Hewan ini termasuk karnivora yang memakan ikan, burung, hingga bangkai. Dalam beberapa kasus, biawak air sering ditemukan mendekati permukiman untuk mencari makan, terutama bila sumber pangan di habitatnya berkurang atau terjadi perubahan lingkungan.
Kemunculannya di kawasan padat penduduk seperti Jalan Pemuda bukan pertama kali terjadi, namun ukuran sebesar ini jarang terlihat dan membuat warga terheran-heran.
Warga diimbau untuk tetap berhati-hati apabila menemukan satwa liar serupa. Penanganan sebaiknya dilakukan dengan tidak melukai hewan maupun diri sendiri, serta bisa koordinasi dengan pihak terkait jika diperlukan.
Hingga berita ini diterbitkan, biawak jumbo tersebut masih sesekali terlihat muncul ke permukaan sungai dan menjadi tontonan warga yang lewat di sekitar lokasi. (oes)
Editor : Slamet Harmoko