Pelanggaran hingga kecelakaan lalulintas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terbilang tinggi dibandingkan kabupaten lainnya di Kalteng. Namun sejak awal 2025 sampai menjelang akhir tahun, jumlahnya tercatat mengalami penurunan.
------------------------
Upaya Polres Kotawaringin Timur (Kotim) dalam meningkatkan keamanan lalu lintas menunjukkan hasil positif di tahun 2025. Angka kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Kotim menunjukkan penurunan sepanjang tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, 2024.
“Tren penurunan kecelakaan ini tidak terlepas dari peningkatan pengawasan dan penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan di lapangan,” kata AKP Hariyanto, selaku Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kotim.
Diungkapkannya, pada 2024 tercatat 218 kasus laka lantas, sedangkan pada 2025 turun menjadi 186 kasus.
Kemudian,berdasarkan data korban meninggal dunia juga mengalami penurunan. Pada tahun 2024 sebanyak 55 korban, turun menjadi 46 di tahun 2025. Korban luka berat dari 11 korban di tahun 2024, dan turun menjadi 6 korban di tahun 2025. Sedangkan, korban luka ringan di tahun 2024 sebanyak 265 korban turun menjadi 253 di tahun 2025.
Meskipun angka kasus laka lantas dan korban mengalami penurunan, kerugian material justru meningkat signifikan. Pada 2024 jumlah kerugian tercatat Rp646.650.000 atau naik 18,7 persen menjadi Rp1.127.600.000 pada 2025. Hal ini menunjukkan nilai kerusakan kecelakaan yang terjadi semakin besar.
Namun diungkapkan Hariyanto, dengan diperketatnya penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, jumlah teguran mengalami lonjakan besar, dari 3.664 teguran pada 2024 menjadi 7.368 pada 2025, atau naik 85,6 persen.
Begitu pula dengan tilang manual, juga mengalami kenaikan 61,2 persen, pada tahun 2024 berjumlah 1.271 menjadi 2.074 di tahun 2025 dan tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik meningkat drastis sebesar 285,1 persen. Di tahun 2024 berjumlah 2.482 naik menjadi 6.558 di tahun 2025.
"Keberhasilan menekan angka kecelakaan tidak hanya dari penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga dari tindakan persuasif dan edukatif kepada masyarakat,"tegas Hariyanto.
Dirinya pun terus mendorong kesadaran masyarakat, agar turut menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dan mengimbau pengendara agar tertib dan patuhi rambu lalu lintas.
“Kami ingin masyarakat benar-benar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. Dengan tren penurunan kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Kotim akan terus memperkuat patroli dan pengawasan untuk menjaga keselamatan pengendara dan pengguna jalan raya," pungkas Hariyanto. (*/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama