Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penembakan Warga Kenyala, Polda Kalteng: Diduga Ada Pencurian Sawit dan Perlawanan Kepada Aparat

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:35 WIB

 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Erlan Munaji
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Erlan Munaji

SAMPIT – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah masih melakukan penyelidikan terkait insiden penembakan yang mengakibatkan empat warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengalami luka tembak di kawasan perkebunan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan bahwa tim gabungan dari Polda Kalteng dan Polres Kotim telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan. Tim dari Polda Kalteng dan Polres Kotim sudah mendatangi lokasi dan melakukan lidik,” ujar Erlan, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Geger! Diduga Mencuri Sawit Perusahaan, Empat Warga Kenyala Bersimbah Darah Ditembak Oknum Aparat

Erlan menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Senin (22/12/2025), saat pihak kepolisian memperoleh informasi adanya sejumlah warga yang mengalami luka dan tengah dirawat di rumah sakit di Kotawaringin Timur.

Dari hasil informasi awal yang diterima petugas pengamanan gabungan di kawasan perusahaan, disebutkan bahwa terdapat sekelompok masyarakat yang diduga telah melakukan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

“Informasi yang kami dapat, mereka melakukan perlawanan dan mencoba untuk melarikan diri,” ungkapnya.

Baca Juga: Inilah Dugaan Penyebab Polisi Tembak Empat Warga Desa Kenyala di Kebun Sawit Perusahaan

Selain itu, berdasarkan keterangan di lapangan, situasi saat kejadian diduga berpotensi membahayakan keselamatan personel pengamanan gabungan yang bertugas.

Oleh karena itu, aparat disebut melakukan tindakan sesuai prosedur dengan terlebih dahulu melepaskan tembakan peringatan.

“Tim gabungan melakukan tembakan peringatan ke atas,” jelas Erlan.

Meski demikian, Erlan menegaskan bahwa kepolisian masih mendalami secara menyeluruh apakah luka yang dialami para korban benar-benar diakibatkan oleh tembakan aparat pengamanan atau berasal dari faktor lain.

Proses penyelidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan tim dari unsur Polda, Polres Kotim, serta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Saat ini proses penyelidikan sedang berjalan. Kita akan memastikan fakta kejadian di lapangan seperti apa,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial maupun media daring yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga: Diungkap Kades, Inilah Kronologi Penembakan Versi Empat Warga Kenyala

“Kami imbau masyarakat jangan mudah terprovokasi. Tunggu hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang dilakukan,” ujarnya.

Polda Kalteng memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru kasus tersebut kepada publik setelah proses penyelidikan rampung dan fakta kejadian telah dipastikan. (daq)

Editor : Slamet Harmoko
#polda kalteng #penembakan kenyala #penembakan #Penembakan warga kenyala #aparat