SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 15.07 WIB.
Angin kencang ini membuat atap bangunan di SMP Negeri 1 Sampit, Jalan Ahmad Yani, dilaporkan terangkat hingga terbang ke area SMP Negeri 2 Sampit.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang dibagikan warganet di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat atap bangunan sekolah terangkat akibat terpaan angin kencang, sehingga memicu kepanikan warga sekitar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, atap yang terbang merupakan bangunan yang baru saja dibangun.
“Jadi atap yang baru dibangun di SMP Negeri 1 Sampit terbang ke SMP Negeri 2. Saat ini kami masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Multazam.
Hingga berita ini dibuat, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, BPBD Kotim masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem itu.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kecepatan angin saat kejadian dilaporkan mencapai hingga 60 kilometer per jam. Kondisi tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi bangunan dengan konstruksi ringan.
BPBD Kotim mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi, khususnya hujan lebat disertai angin kencang. Warga juga diminta mengamankan barang-barang di sekitar rumah yang berpotensi terangkat atau roboh akibat terpaan angin. (oes)
Editor : Slamet Harmoko