Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Sederet Kecelakaan di Pengujung 2025, Terjadi di Kotim dalam Waktu Singkat

Usay Nor Rahmad • Minggu, 21 Desember 2025 | 11:15 WIB
Ilustrasi Kecelakaan (istimewa)
Ilustrasi Kecelakaan (istimewa)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Menjelang pengujung tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan tren mengkhawatirkan.

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, serangkaian kecelakaan terjadi di sejumlah titik, mulai dari Kecamatan Baamang, Cempaga, hingga Kota Besi.

Rentetan peristiwa diawali kecelakaan maut di Jalan Samekto, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Jumat malam (19/12/2025). Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor, yakni Yamaha R15 dan Honda Beat.

Benturan keras mengakibatkan satu pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua korban lainnya mengalami luka serius.

“Total ada tiga korban. Dua orang dibawa ke IGD rumah sakit, dan satu korban lainnya ke kamar jenazah,” ujar relawan PMI Kotim, Muhammad Sidik.

Belum genap 24 jam berselang, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tjilik Riwut, kawasan Lubuk Durian, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Sabtu pagi (20/12/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Kecelakaan beruntun ini melibatkan sepeda motor, sebuah mobil, dan truk boks.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka parah. Dua korban merupakan penumpang mobil, sementara satu korban lainnya adalah pengendara sepeda motor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi korban cukup serius.

“Pengendara motor patah tulang, salah satu penumpang mobil patah tangan dan kaki, dan satu korban lain mengalami luka di kepala,” ujar Rahma, warga setempat.

Rentetan kecelakaan belum berhenti. Pada Sabtu malam (20/12/2025), kecelakaan kembali terjadi di Jalan Tjilik Riwut, wilayah Kecamatan Kota Besi. Kali ini, dua mobil dengan nomor polisi KH 1662 LA dan KH 1214 FG terlibat tabrakan. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah di bagian depan kedua kendaraan.

Insiden tersebut sempat mengakibatkan arus lalu lintas tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian.

“Saya lewat memang ada kecelakaan. Korbannya duduk di pinggir jalan,” ujar Dewi, warga yang melintas di lokasi kejadian.

Bahkan, dalam video yang beredar di media sosial, warga menyebut kecelakaan di kawasan Kota Besi terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir.

“Ada kecelakaan lagi di Kota Besi sebelum Bajarum. Macet panjang. Kecelakaan bertubi-tubi tiap hari,” ucap seorang warga dalam rekaman tersebut.

Seluruh korban dari rangkaian kecelakaan tersebut telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di masing-masing lokasi serta mengatur arus lalu lintas agar kembali normal.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari.

Meningkatnya intensitas kecelakaan di penghujung tahun menjadi peringatan serius bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kotim. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sampit #kotim #kecelakaan